“Sejak dia (Rodgers) datang, kami telah berubah menjadi lebih baik. Baik dari segi tim atau pun individu, dia sudah mampu berperan besar dalam kesuksesan kami di musim ini dan saya percaya hal ini akan terus kami lakukan,” ujar Pereira, dikutip dari Sportskeeda, Minggu (5/4/2020).
Sayangnya penampilan apik Leicester itu terjadi hanya di awal musim 2019-2020 saja. Di pertengahan daya magis Rodgers mulai luntur sehingga ia jatuh di peringkat ketiga saat ini. Padahal di awal-awal musim Leicester mampu berada di peringkat kedua, bahkan menjadi kandidat terkuat penyingkir Liverpool di puncak klasemen Liga Inggris.
(Ramdani Bur)