PARIS – Presiden Federasi Sepakbola Prancis (FFF), Noel Le Graet mengucapkan belasungkawa yang amat dalam atas meninggalnya mantan Presiden Olympique Marseille, Pape Diouf. Le Graet menyebut sepakbola Prancis telah kehilangan sosok orang yang sangat berjasa, tak hanya untuk Marseille, tetapi untuk dunia sepakbola Prancis.
Menurut pemaparan Le Graet, Diouf adalah sosok yang sangat penting di dunia persepakbolaan Prancis. Bahkan bisa dikatakan sangat dihormati. Jadi, wajar saja jika kepergian Diouf membuat seluruh persepakbolaan Prancis berduka.
Baca Juga: Mantan Presidennya Meninggal karena Virus Corona, Marseille Berduka
It is with great sadness that Olympique de Marseille learned of the death of Pape Diouf.
Pape will remain in the hearts of the Marseillais forever, as one of the great architects in the club's history.
We send our sincerest condolences to his family and loved ones. ð¤ pic.twitter.com/oASMjZJ8rI— Olympique de Marseille (@OM_English) March 31, 2020
Karena hal tersebut juga, Le Graet sebagai perwakilan FFF mengucapkan rasa belasungkawa yang sangat dalam atas kepergian Diouf. Ia pun tak lupa mendoakan agar seluruh keluarga dan orang terkasih Diouf dikuatkan dari kejadian pahit tersebut.
“Dia (Diouf) adalah orang yang sangat penting untuk sepakbola kami (Prancis). Seorang pria yang memiliki kualitas, pendengar yang baik, dan sangat dihormati. Dengan personalitas yang asli, dia sangat dihormati oleh seluruh pemain,” ungkap Le Graet, mengutip dari Sportskeeda, Rabu (1/4/2020).
“Dia sangat bersemangat (ketika membicarakan sepakbola) dan pria yang sangat sopan. Atas naman Federasi Sepakbola Prancis, saya menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarganya dan orang-orang terkasihnya,” tambah Le Graet.
Diouf dikabarkan meninggal dunia di Senegal pada Selasa 31 Maret 2020 waktu setempat. Ia wafat setelah beberapa hari dinyatakan terinfeksi virus corona.
(Ramdani Bur)