MAGELANG – Arema FC gagal memetik poin penuh saat bertandang ke markas PSIS Semarang di laga pekan ketiga Liga 1 2020 yang berlangsung pada Sabtu 14 Maret 2020 kemarin. Arema tepatnya harus puas pulang dengan tangan kosong lantaran kalah 0-2 dari tim tuan rumah dari laga tersebut.
Bermain di markas PSIS, yakni Stadion Moch Soebroto, Magelang, Arema memang tampil kurang baik hingga akhirnya kalah dari lawannya tersebut. Meski kalah, namun sang pelatih, Mario Gomez tetap mengapresiasi perjuangan para pemain dari tim berjuluk Singo Edan itu.
Baca Juga: Aji Santoso Yakin Peluang Persebaya Juarai Liga 1 2020 Masih Ada
Gomez menilai sebenarnya Arema sudah berusaha keras untuk menampilkan permainan terbaiknya di laga pekan ketiga mereka di Liga 1 2020 tersebut. Namun, gol Hari Nur Yulianto di akhir babak pertama dan gol Bruno Silva di awal babak kedua membuat permainan Arema sedikit berantakan.
Akan tetapi, Gomez melihat dari mata para pemainnya masih sangat bertekad untuk mengejar ketertinggalan 0-2 mereka itu dari PSIS di pertengahan babak kedua. Bahkan ketika mereka sudah bermain dengan 10 pemain lantaran Jonathan Bauman mendapatkan kartu merah di menit 67, Arema masih tetap berusaha untuk mencetak gol ke gawang PSIS.
Daya juang para penggawa Arema yang pantang menyerah itulah yang sangat diapresiasi oleh Gomez. Meski pada akhirnya usaha Arema gagal total, namun pelatih asal Argentina itu tetap bangga dengan para pemainnya.
“Saya tetap bangga pada para pemain, mereka tetap fight mengejar gol saat tertinggal. Anak-anak terus berjuang hingga menit-menit akhir pertandingan. Meski bermain dengan 10 pemain setelah (Jonathan Bauman) dikartu merah, mereka terus berjuang untuk menang atau minimal menyamakan kedudukan,” ungkap Gomez, mengutip dari Wearearemania, Minggu (15/3/2020).
(Mochamad Rezhatama Herdanu)