TANGERANG – Laga antara Persita Tangerang vs PSM Makassar pada pekan kedua Liga 1 2020, Jumat 6 Maret sore WIB, harus berakhir seri dengan skor 1-1. Namun, Pelatih Persita Tangerang, Widodo Cahyono Putro (WCP), cukup puas dengan hasil imbang di kandang sendiri tersebut.
Tim tamu unggul lebih dulu pada laga di Stadion Kelapa Dua Sports Center itu lewat Asnawi Mangkualam pada menit 21. Sayangnya, keunggulan tersebut buyar setelah Edo Febriansyah menyamakan kedudukan pada menit 57 untuk memaksakan hasil imbang.
Baca juga: Persita vs PSM, Gol Edo Febriansyah Paksa Laga Berakhir 1-1
WCP mengakui pertandingan berjalan cukup ketat sejak awal. Menurutnya, Hamka Hamzah dan kawan-kawan sedikit silau dengan nama besar serta kematangan PSM Makassar sebagai sebuah tim. Ia juga yakin anak asuhnya masih berusaha untuk beradaptasi ketika menjalani pertandingan kandang.
“Pertandingan tadi memang cukup ketat. PSM tim yang sudah matang, mereka juga bermain di Piala AFC. Secara taktikal, kami bisa beberapa kali mematahkan serangan mereka. Kalau secara keseluruhan memang kami ingin menang, tetapi ini lah hasil yang sudah diberikan Tuhan,” ujar Widodo Cahyono Putro, seperti dikutip dari situs resmi Persita, Sabtu (7/3/2020).
“Pemain juga melihat PSM sudah sangat matang, jadi tampil terlalu hati-hati. Akhirnya di babak pertama kami kecolongan. Di babak kedua, saya instruksikan anak-anak untuk lepas saja. Akhirnya, mereka bisa bermain dan menciptakan beberapa peluang. Memang ini lah yang sudah maksimal dilakukan,” imbuh pria berusia 49 tahun tersebut.
Hasil tersebut untuk sementara melambungkan PSM Makassar ke puncak klasemen dengan empat poin dari dua laga. Sedangkan Persita Tangerang, tertahan di peringkat 10 dengan nilai dua. Pada pekan berikutnya, Juku Eja akan menjamu Barito Putera di Makassar, sementara Laskar Cisadane menyambangi markas TIRA-Persikabo.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)