MILAN – Wabah virus Korona yang sedang menyebar di Italia dikeluhkan oleh Ludogorets Razgard. Sebab, langkah antisipasi yang disiapkan otoritas setempat membuat semua rencana yang sudah disusun The Eagles buyar jelang laga kontra Inter Milan, Jumat 28 Februari 2020 dini hari WIB.
Skuad asuhan Pavel Vrba itu akan bertandang ke Stadion Giuseppe Meazza pada leg II babak 32 Besar Liga Eropa 2019-2020. Seperti biasanya laga tandang, setiap klub tiba sehari sebelum pertandingan dan pulang ke negara asal selambat-lambatnya 24 jam pasca-laga.
Baca juga: Dyakov Sayangkan Laga Inter Milan vs Ludogorets Tanpa Penonton
Rencana perjalanan tersebut sudah disusun matang oleh Manajemen Ludogorets Razgard. Namun, langkah antisipasi dari Otoritas Italia memaksa skuad berkostum hijau itu mengubah rencananya. Mereka akan langsung pulang ke Bulgaria setelah pertandingan. Perubahan itu lantas dikeluhkan pelatih kebugaran Ivan Diaz.
“Secara pribadi saya tidak pernah melihat hal seperti ini. Kondisi ini memaksa kami mengubah rencana karena sebelumnya tim akan menginap di Milan selama dua malam, tiba sehari sebelum dan pulang sehari setelah pertandingan,” papar Ivan Diaz, sebagaimana dikutip dari Football Italia, Kamis (27/2/2020).
“Namun, kami sekarang harus pulang setelah pertandingan. Selama menginap, kami diminta untuk tetap berada di hotel selama mungkin. Kami hanya boleh keluar untuk makan dan tidak berinteraksi dengan staf hotel,” keluh lelaki berkebangsaan Spanyol tersebut.
Pertandingan tersebut sudah dipastikan digelar tanpa penonton. Keputusan itu diambil setelah sebelumnya ada wacana untuk memindahkan laga ke tempat netral. Langkah antisipasi itu diambil sesuai rekomendasi dari Kementerian Olahraga Italia yang melarang adanya aktivitas di ruang publik, termasuk pertandingan sepakbola hingga 1 Maret 2020.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)