Meski kecewa, namun Abraham tidak terlalu merasa terpukul. Ia justru semakin ingin tampil lebih baik lagi di Chelsea karena dirinya adalah satu-satunya harapan untuk tim tersebut untuk mencetak gol.
“Hal itu (Cavani gabung Chelsea) memang tidak terjadi, namun bagi saya hal itu sedikit membuat saya merasa terdorong untuk semakin ingin menjadi yang terbaik di posisi saya bermain tersebut,” tutup pemain yang berusia 22 tahun tersebut.
(Ramdani Bur)