PARIS – Meski sudah menunjukkan minat kuatnya kepada manajemen klub untuk hengkang di bursa transfer musim dingin 2020, namun striker Paris Saint-Germain (PSG), Edinson Cavani, pada akhirnya tetap bertahan. Hal ini pun disambut gembira oleh Pelatih PSG, Thomas Tuchel.
Sebagaimana diketahui, Cavani meminta hengkang lantaran sepanjang musim kompetisi 2019-2020 di PSG ia hanya sedikit mendapat menit bermain. Di bursa transfer musim dingin ini, Cavani pun sempat dikaitkan dengan sejumlah klub, seperti Manchester United, Chelsea, Atletico Madrid, hingga klub MLS, Inter Miami.
Baca juga: Lampard Konfirmasi Giroud Akan Bertahan di Chelsea
Dari nama-nama tersebut, Atletico diketahui sebagai klub yang paling dekat mendapatkan jasa Cavani. Bahkan, Atletico disebut sudah memiliki kesepakatan personal dengan striker asal Uruguay tersebut. Akan tetapi, hingga akhir bursa transfer musim dingin, Atletico tak menemui kesepakatan dengan PSG perihal biaya transfer sang striker.
Pada akhirnya, Cavani harus bertahan di PSG hingga 30 Juni 2020, ketika kontraknya bersama Les Parisiens berakhir. Setelah itu, Cavani baru bisa bergabung dengan Atletico dengan status bebas transfer alias gratis.