TURIN – Mario Mandzukic jengah terus-menerus dibekukan pelatih Juventus, Maurizio Sarri. Karena itu, menurut laporan dari Football Italia, Selasa (24/12/2019),penyerang berpaspor Kroasia itu akan hengkang ke salah satu klub Liga Qatar, Al-Duhal, pada Januari 2020.
Untuk mendatangkan Mandzukic, manajemen Al-Duhail akan mengeluarkan 5 juta euro atau sekira Rp77,4 miliar dan diserahkan kepada Juventus. Hanya saja, hingga kini Al-Duhail dan Mandzukic belum mencapai kata sepakat.
Jika benar hengkang ke Al-Duhail, Mandzukic akan mengikuti jejak mantan rekannya di Juventus, Medhi Benatia. Kapten Tim Nasional (Timnas) Maroko itu terlebih dulu hengkang ke Al-Duhail, tepatnya pada Januari 2019. Saat itu, alasan Benatia hengkang ke Qatar karena ingin fokus beribadah.
BACA JUGA: Gagal Juarai Piala Super Italia 2019, Bonucci Akui Kemenangan Lazio
Balik ke Mandzukic. Penyerang 33 tahun itu sama sekali tidak pernah diturunkan pelatih Sarri di sepanjang musim 2019-2020. Diyakini ada konflik internal antara Mandzukic dengan eks pelatih Chelsea tersebut.
Karena itu, ketimbang tidak memiliki masa depan yang jelas bersama Juventus, hengkang merupakan pilihan tepat. Mandzukic sendiri membela Juventus sejak musim 2015-2016. Bersama Juventus, Mandzukic rela melakukan transformasi, dari yang awalnya penyerang tengah berubah menjadi winger kiri.
Alhasil, jumlah gol Mandzukic bersama Juventus pun tidak terlalu mentereng. Dari 162 pertandingan, Mandzukic mengemas 44 gol. Meski tidak mencetak banyak gol, Mandzukic memberikan kontribusi lain seperti kerap membantu pertahanan dan hal itu menjadi nilai plusnya sewaktu Juventus masih ditangani Massimiliano Allegri.
(Ramdani Bur)