3 Alasan Madrid Ditahan Brugge 2-2

Djanti Virantika, Jurnalis
Rabu 02 Oktober 2019 12:36 WIB
Laga Real Madrid vs Club Brugge. (Foto: Sportskeeda)
Share :

REAL Madrid harus rela berbagi poin dengan Club Brugge kala berhadapan di matchday kedua Grup A Liga Champions 2019-2020. Sebab, laga yang berlangsung di Santiago Bernabeu pada Selasa 1 Oktober 2019 malam WIB itu berakhir imbang 2-2.

Hasil ini tentu saja membuat Madrid kecewa. Sebab, mereka belum menuai satu pun kemenangan di pentas Liga Champions 2019-2020. Pada matchday perdana Grup A, Madrid harus menelan kekalahan di markas Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor telak 0-3.

Tetapi bagi Brugge, hasil ini cukup memuaskan. Sebab, tim yang tampil di Liga Champions setelah lolos babak play-off itu menyadari laga yang digelar di markas Madrid tidak akan berjalan mudah. Namun nyatanya, mereka tetap berhasil memetik poin bahkan dapat mendominasi di awal laga.

Ada beberapa faktor yang disebut melatarbelakangi hasil imbang ini. Kali ini, Okezone pun akan membahas beberapa faktor tersebut. Sebagaimana dikutip dari Sportskeeda, Rabu (2/10/2019), berikut tiga alasan Madrid ditahan Brugge 2-2.

3. Penampilan Minor Thibaut Courtois

Penjaga gawang Madrid, Thibaut Courtois, dinilai turut ambil andil atas terciptanya hasil imbang pada laga kontra Brugge. Penampilan yang kurang optimal darinya telah membuahkan dua gol untuk Brugge di babak pertama. Kiper asal Belgia itu pun dianggap bersalah atas bersarangnya bola ke gawang Madrid. Terlebih untuk gol kedua yang tercipta dengan proses yang cukup unik.

Saat itu, penyerang Brugge, Percy Tau, melepas umpan silang yang ditujukan kepada Emmanuel Bonaventure Dennis di kotak penalti Madrid. Dennis yang tak terkawal idealnya dapat langsung melepaskan sepakan keras ke gawang Madrid. Namun, bola justru ditahan terlebih dahulu di kaki kanannya. Saat ingin menahan, bola justru memantul ke kaki kiri Dennis dan tertendang ke gawang Madrid.

Courtois yang saat itu terpeleset pun tak bisa menghalau bola yang melaju pelan tersebut. Atas penampilannya yang mengecewakan tersebut, sang pelatih Zinedine Zidane pun memutuskan untuk menarik keluar Courtois dan menggantinya dengan Alphonse Areola.

2. Aksi Emmanuel Bonaventure Dennis

Selain Courtois, sosok yang turut mendapat perhatian lebih dalam laga ini ialah penyerang Brugge, Emmanuel Bonaventure Dennis. Sebab, penyerang berusia 21 tahun itu dapat dua kali menjebol gawang Madrid. Bahkan untuk gol kedua, ia dapat menyarangkan bola ke gawang Courtois, meski tak mengontrolnya dengan baik.

Peran pemain asal Nigeria itu pun dinilai begitu besar atas hasil imbang yang mewarnai laga di Santiago Bernabeu tersebut. Dennis tercatat memiliki total tiga tembakan dalam pertandingan tersebut dan semuanya tepat sasaran.

1. Permainan Real Madrid

Terakhir, sisi yang turut disorot publik adalah permainan Madrid. Kebobolan dua gol di babak pertama tentu saja telah mengguncang Los Blancos –julukan Madrid– karena mereka baru saja mendapat bencana saat berkunjung ke markas PSG di matchday pertama Grup A.

Beruntung, Zidane dan anak buahnya berhasil membuat perubahan di babak kedua. Mereka terus mencari celah dan pada menit ke-55, Sergio Ramos pun memberi secercah harapan dengan menyarangkan bola ke gawang Brugge lewat umpan Karim Benzema.

Kedudukan pun akhirnya berhasil mereka samakan setelah gelandang Los Blancos, Casemiro, dapat tampil apik di sekitar gawang Brugge. Ia telah menyelamatkan Madrid dari kekalahan memalukan di kandang.

(Djanti Virantika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Bola lainnya