FRANKFURT – Eintracht Frankfurt harus meraih hasil mengecewakan ketika melakoni matchday perdana mereka di Grup F Liga Eropa musim 2019-2020. Menghadapi Arsenal, Frankfurt harus menyudahi laga dengan kekalahan 0-3 dari lawannya.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Commerzbank-Arena, pada Jumat (20/9/2019) dini hari WIB, Frankfurt sejatinya tampil cukup menjanjikan sejak menit awal. Bahkan beberapa kali mereka berhasil membuat lini pertahanan Arsenal berkerja keras untuk mengamankan gawangnya.
Akan tetapi alih-alih bisa mencetak gol, gawang Frankfurt lebih dahulu dibobol oleh Arsenal melalui aksi dari Joe Willock tepatnya di menit ke-38. Pada babak kedua, Frankfurt tetap memberikan tekanan kepada Arsenal untuk bisa menyamakan kedudukan.
Baca Juga: Arsenal Pesta Gol di Markas Eintracht Frankfurt
Akan tetapi malapetaka harus dialami oleh Frankfurt di 10 menit terakhir jelang laga usai. Mereka harus bermain dengan 10 pemain setelah Dominik Kohr mendapatkan akumulasi kartu kuning usai menekel Bukayo Saka.
Kekurangan jumlah pemain, membuat Frankfurt tak bisa berbuat banyak ketika Arsenal berhasil menambah dua gol sebelum laga usai melalui lesakkan dari Saka dan Pierre-Emerick Aubameyang. Frankfurt pun akhirnya takluk 0-3 dari Arsenal.
Seusai pertandingan, juru taktik Frankfurt, yakni Adi Hutter, memberikan komentarnya. Hutter menegaskan bahwa tim besutannya tersebut tidak layak mengalami kekalahan dari Arsenal, mengingat mereka bermain luar biasa sepanjang laga.
“Ini kekalahan pahit bagi kami, karena kinerja tidak mencerminkan hasil pertandingan ini. Ketika masih 1-0 untuk keunggulan Arsenal, kami mencoba untuk mencetak gol penyeimbang tetapi kemudian mengalami kebobolan lagi,” ucap Hutter, seperti disadur Okezone dari laman resmi UEFA, Jumat (20/9/2019).
Baca Juga: Puji Kekuatan Frankfurt, Kolasinac: Arsenal Akan Fokus pada Permainan Sendiri
“Hal yang penting adalah untuk kami untuk menciptakan peluang, saya telah melihat cukup banyak dari itu pada pertandingan hari ini. Meski pada akhirnya kami tidak mampu mencetak gol,” tuntas pelatih berusia 49 tahun tersebut.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)