JAKARTA - CEO Nine Sport Inc., Arif Putra Wicaksono, mengaku tak gentar dalam menghadapi persaingan sengit menjadi Ketua Umum (Ketum) PSSI untuk periode 2020-2023. Ia akan mengandalkan program nyata yang telah ia buat untuk diusung pada pemilihan calon Ketum PSSI tersebut.
Arif pun tak menyangkal jika kelemahannya pada pencalonan kali ini adalah kurang memiliki suara dari para voters. Bahkan jika dibandingkan para pesaing lainnya, langkah Arif terbilang selangkah di belakang. Padahal voters sendiri akan menjadi penentu bagi seorang kandidat untuk terpilih menjadi Ketum PSSI yang baru.
Baca juga Calonkan Diri Jadi Ketum PSSI, Ini 3 Program yang Ditawarkan Arif Putra Wicaksono
Akan tetapi, sebagai bentuk persyaratan mencalonkan diri, Arif mengaku telah mendapat dua dukungan dari klub di Indonesia. Namun, hal itu belumlah cukup. Karena itu, Arif mengaku akan menggunakan strategi berbeda untuk menarik hati para voters. Salah satu yang utama adalah membawa dan mengenalkan program konkret kepada para voters yang dipercaya bisa memajukan sepakbola Indonesia. Seperti berita sebelumnya ia mengusung tiga program yakni Club Licensing, Fans Management, dan VAR.
"Jika bicara (pesaing) kandidat, saya optimis dengan diri saya dan itu menjadi alasan saya kenapa tergerak untuk maju, karena saya memiliki program yang benar-benar konkret untuk bisa memajukan sepakbola Indonesia," ungkap Arif di Jakarta, Senin (12/8/2019).