Menanggapi protes yang dilayangkan kepada Freitas, AFF pun lalu mengambil tindakan dengan melakukan investigasi. Dalam investigasi tersebut, pihak AFF mengklaim bahwa Freitas sama sekali tidak melakukan pencurian umur seperti yang dituduhkan kepadanya.
“Komite Disiplin & Etika Ad Hoc AFF memutuskan bahwa protes yang diajukan oleh Myanmar dan Singapura tidak berdasar dan diberhentikan sesuai dengan itu,” tulis pernyataan AFF seperti dikutip Okezone dalam laman resmi mereka, Minggu (4/8/2019).
“Pemain Paulo D. G. Da C. Freitas (Nomor punggung 10) dari Timor-Leste dianggap memenuhi syarat untuk berpartisipasi dalam Kejuaraan AFF U15 2019 sesuai dengan Pasal 5.1 Peraturan Turnamen AFF U15 Championship 2019,” lanjut pernyataan resmi AFF.
Baca Juga: Diimbangi Timor Leste, Bima Sakti Tetap Apresiasi Penampilan Timnas Indonesia U-15
“Putusan tersebut muncul setelah penyelidikan menyeluruh dan konklusif oleh AFF, berdasarkan evaluasi dokumen dan laporan medis,” tuntas pernyataan resmi AFF.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)