MADRID – Jan Oblak menjadi andalan Atletico Madrid di bawah mistar gawang pada beberapa musim belakang. Didatangkan dari Benfica pada 2014 lalu, kepiawaiannya menghalau bola menjadikan Los Rojiblancos –julukan Atletico– menjadi tim yang paling sulit dijebol lawan pada empat musim belakang.
Tak heran kalau berbagai gelar individu pun berhasil diraih kiper berpaspor Slovenia tersebut. Oblak meraih gelar kiper terbaik Liga Spanyol atau yang dikenal dengan sebutan Trofi Ricardo Zamor dalam empat musim terakhir. Hal itu dikarenakan dirinya mampu membantu pasukan Diego Simeone meraih rasio memasukkan gol-kebobolan paling kecil dari seluruh klub Liga Spanyol pada periode tersebut.
Baca juga: Man United Diyakini Takkan Bisa Boyong Oblak pada Musim Panas 2019
Tak ayal, Oblak pun saat ini disejajarkan dengan nama-nama besar lain seperti Alisson Becker, David de Gea atau Manuel Neuer. Kendati begitu, Oblak sendiri cukup optimis kalau dirinya masih bisa tampil lebih baik bersama Atletico
“Disebut sebagai yang terbaik di dunia? Ini adalah pujian penting. Anda bekerja seumur hidup untuk itu. Itu bagus, dan itu menunjukkan bahwa Anda berada di jalan yang benar. Setiap orang memiliki pemain favorit mereka, tetapi semakin banyak orang mengatakannya dengan cara yang lebih baik,” ujar Oblak, melansir dari laman Football Espana, Kamis (1/8/2019).
“Tidak perlu terlalu memikirkan atau mengkhawatirkannya. Setiap hari adalah peluang baru untuk meningkat. Saya belum di level tertinggi. Saya bisa meningkatkan. Dengan itu saya yakin gelar juara lain juga tiba, dan itu menjadi hal penting. Tentunya dengan bantuan semua orang kita bisa mendapatkannya,” tandasnya.
(Fetra Hariandja)