TIM Nasional (Timnas) Argentina semakin memperpanjang rekor buruk mereka yang tak pernah memenangi trofi dalam 28 tahun terakhir. Pasalnya, tim asuhan Lionel Scaloni itu baru saja gugur dari Copa America 2019 setelah takluk 0-2 dari rival abadi mereka, Brasil, pada babak semifinal.
Timnas Argentina sejatinya tampil cukup baik di laga itu tetapi Brasil mampu keluar sebagai pemenang. Berikut tiga faktor penyebab Timnas Argentina kalah dari Canarinho –julukan Brasil, seperti yang dikutip dari Sportskeeda, Kamis (3/7/2019).
3. Brasil Lebih Efektif Manfaatkan Peluang
Timnas Argentina sejatinya tampil lebih baik dibandingkan Brasil sepanjang jalannya laga. Lionel Messi dan kawan-kawan bahkan mampu membuat 14 tendangan dengan dua di antaranya mengarah ke gawang Brasil yang dijaga Alisson Becker.
Sementara itu, Brasil hanya mampu membuat empat tendangan ke gawang Timnas Argentina tetapi dua di antaranya berbuah gol. Gol pertama dibuat Gabriel Jesus pada menit 19 yang kemudian dilengkapi Roberto Firmino selang 52 menit kemudian. Kemampuan para penyerang Brasil untuk memanfaatkan peluang yang ada sebaik mungkin menjadi pembeda pada laga itu.
2. Timnas Argentina Tidak Beruntung
Timnas Argentina cukup mendominasi permainan saat berjumpa Brasil tetapi semua itu tak membuahkan hasil apik. Messi dan kawan-kawan membuat 14 tembakan ke gawang Brasil tetapi hanya dua yang tepat sasaran.
Ketika dua usaha Timnas Argentina itu tampak akan menjadi gol ada Alisson yang menggagalkannya dengan amat baik. Keberuntungan semakin menjauhi Albiceleste –julukan Timnas Argentina– saat Brasil yang cuma sesekali melakukan serangan mampu mencetak dua gol ke gawang Franco Armani sehingga kekalahan pun tak bisa terelakkan.
1. Brasil Lebih Kolektif daripada Timnas Argentina
Timnas Argentina mungkin menguasai jalannya permainan tetapi Brasil mampu bermain kolektif guna memenangkan beberapa pertarungan kunci di lapangan. Duet bek tengah Brasil, Thiago Silva dan Marquinhos, mampu meredam kerja sama dari tiga penyerang Timnas Argentina, Messi, Sergio Aguero dan Lautaro Martinez.
Sementara itu, di lini tengah pun aksi Casemiro amat menonjol dibandingkan gelandang-gelandang Timnas Argentina. Kemenangan di lini belakang dan tengah bermuara pada efektifnya permainan para penyerang Brasil yakni Jesus dan Firmino. Kedua pemain itu mencatatkan namanya di papan skor yang membuat Timnas Argentina takluk 0-2 dari Brasil.
(Andika Pratama)