TURIN – Masa depan Gonzalo Higuain bersama Juventus masih abu-abu. Satu pihak, pelatih anyar Juventus Maurizio Sarri menginginkan El Pipita –julukan Higuain– bertahan di Stadion Allianz.
Di sisi lain, manajemen Juventus bertekad menjual Higuain. Uang hasil penjualan penyerang 31 tahun itu dapat digunakan untuk menyeimbangkan neraca keuangan si Nyonya Tua. Sayangnya, hingga kini belum ada tawaran yang masuk dari klub lain untuk Higuain.
Karena itu, direktur olahraga Juventus Fabio Paratici dalam posisi harap-harap cemas saat ini. Sebab, jika Higuain tidak bisa dijual, penyerang asal Argentina itu akan membebani klub. Saat ini, kontrak Higuain bersama Juventus masih berlaku hingga 30 Juni 2021.
BACA JUGA: Sarri Berencana Pertahankan Higuain di Juventus untuk Musim Depan
Setiap tahunnya, Higuain menerima gaji 7,5 juta euro atau sekira Rp120,7 miliar. Sekadar informasi, nominal tersebut merupakan yang tertinggi ketiga di Juventus, di bawah Cristiano Ronaldo dan Aaron Ramsey.
Sementara itu, meski Sarri meminta manajemen mempertahankan Higuain, tidak ada jaminan pelatih 60 tahun tersebut memainkan eks pemain Chelsea itu sebagai pemain reguler. Sebab, dalam pola 4-3-3 racikan Sarri, satu posisi penyerang tengah bakal dipercayakan kepada Cristiano Ronaldo.
Karena itu, jika ingin menyelamatkan kariernya, hengkang merupakan pilihan tepat bagi Higuain. Sayangnya, hingga kini belum ada klub yang tertarik mendatangkan mantan penyerang Real Madrid tersebut. Disinyalir, gaji besar yang dimiliki Higuain jadi penghalang klub lain untuk mendatangkan penyerang berbadan tambun tersebut.
(Fetra Hariandja)