AMSTERDAM – Keputusan yang dibuat Frenkie de Jong untuk meninggalkan Ajax Amsterdam dan bergabung dengan Barcelona di bursa transfer musim panas 2019 dinilai bukan sesuatu yang tepat oleh mantan Pelatih Timnas Belanda, Louis van Gaal. Pasalnya, De Jong dianggap terlalu muda untuk bergabung dengan Barca.
Sebagaimana diketahui, Barca merupakan salah satu tim sepakbola terbaik saat ini dan dihuni oleh para pemain top dunia, seperti Ivan Rakitic, Arturo Vidal, dan Sergio Busquets. Menurut Van Gaal, hal itu akan membuat De Jong mengalami kesulitan untuk mendapat waktu bermain yang banyak.
(Baca juga: Laporta: Barcelona Mulai Kehilangan Gaya Bermain)
Terlebih lagi, usia De Jong masih 22 tahun, yang mana membutuhkan banyak menit bermain guna menambah pengalaman. Van Gaal tak memungkiri kalau De Jong memiliki kualitas untuk bisa menjadi pemain top. Akan tetapi, ia merasa sekarang bukanlah waktu yang tepat untuk bergabung dengan Blaugrana.
“Frenkie de Jong berusia 22 dan pergi ke Barcelona. Akan tetapi, di lini tengah mereka punya Rakitic, Busquets, Vidal, dan Arthur bermain. Apa peran yang akan dimainkan De Jong di Barca? Tentu saja dia cerdas. Tapi kemudian dia harus mempertanyakan peran apa yang bisa dia mainkan jika dia tinggal bersama Ajax," terang Van Gaal, mengutip dari Football Oranje, Jumat (24/5/2019).
De Jong ditebus oleh Barca dengan mahar 75 juta euro atau sekira Rp1,2 triliun. Setelah mendapatkan De Jong, Barca dikabarkan akan mencoba merekrut kapten Ajax, Matthijs De Ligt.
(Fetra Hariandja)