LIVERPOOL – Jurgen Klopp memang belum memberikan trofi bagi Liverpool, selama hampir empat musim berada di Stadion Anfield. Akan tetapi, pelatih asal Jerman itu mampu membangkitkan Liverpool dari tim menengah ketika ditinggalkan Brendan Rodgers, hingga kini menjadi klub yang disegani di Inggris dan Eropa.
Bukti kebangkitan Liverpool terbukti dalam dua musim terakhir. Musim lalu, The Reds –julukan Liverpool– dibawa Klopp lolos ke final Liga Champions 2017-2018 meski akhirnya kalah 1-3 dari Real Madrid di partai puncak.
Sementara di Liga Inggris 2018-2019, Liverpool mencetak rekor poin internal setelah mengoleksi 97 angka. Kemudian, setelah gagal menjadi juara musim lalu, Liverpool mencoba memenangi trofi si Kuping Besar kali ini. Hal itu saat menghadapi Tottenham Hotspur di final Liga Champions 2018-2019 pada Minggu 2 Juni 2019 dini hari WIB.
BACA JUGA: Lakoni Final Liga Champions Ketiga, Klopp Berharap Jadi Juara
Catatan impresif di atas membuat Klopp diburu klub-klub top Eropa, termasuk Juventus. Akan tetapi, pendekatan yang dilakukan Juventus mendapat penolakan dari Klopp. Menurut laporan jurnalis asal Italia, Tancredi Palmeri, Klopp belum berniat meninggalkan Liverpool.
Meski begitu, ada satu cara bagi Juventus untuk mendapatkan Klopp. Cara yang dimaksud adalah menebus klausul lepas Klopp. Klopp yang saat ini terikat kontrak hingga 30 Juni 2023 memiliki klausul lepas mencapai 32 juta pounds atau sekira Rp590 miliar.
Dalam kondisi normal, uang 32 juta pounds merupakan nominal yang terjangkau bagi Juventus. Akan tetapi, Juventus saat ini sedang berhemat setelah mereka mengeluarkan banyak uang untuk membayar biaya transfer dan gaji Cristiano Ronaldo. Karena itu, menarik menanti siapa pelatih Juventus musim depan.
(Ramdani Bur)