3. Taktik Brilian Valverde
Penyebab lain yang memicu kemenangan Barcelona atas Liverpool adalah taktik brilian dari Ernesto Valverde. Pelatih berusia 55 tahun itu dinilai memiliki strategi yang gemilang sehingga berhasil mengantarkan Barcelona merengkuh berbagai gelar juara. Musim ini, Lionel Messi dan kawan-kawan bahkan telah memastikan diri memiliki satu trofi dari ajang Liga Spanyol.
Valverde telah sukses melatih Barcelona dalam dua musim terakhir. Sayang, sosoknya jarang mendapat pujian besar karena selalu kalah tenar dari mantan pelatih Barcelona, Josep Guardiola. Pelatih Manchester City itu selalu disebut-sebut lebih baik ketimbang Valverde. Padahal, kenyataannya tak demikian. Valverde sebenarnya memiliki persentase kemenangan yang jauh lebih baik dari Guardiola. Tentu saja, semua ini terjadi karena strategi yang diterapkannya selalu cerdas.
Hal ini ditunjukkan pula oleh Valverde kala menjamu Liverpool. Di babak pertama, ia benar-benar memperkuat lini belakang Barcelona demi menghentikan pergerakan Mohamed Salah dan Sadio Mane yang mengesankan. Hal ini pun berbuah manis karena Barcelona unggul 1-0 di babak pertama.
Strategi brilian Valverde tak berhenti sampai di situ. Keputusannya menggantikan Philippe Coutinho yang tidak efektif dengan Nelson Semedo di babak pertama juga mendapat pujian karena telah memberi ruang besar kepada pemain lainnya. Sergi Roberto berhasil menjaga pertahanan dengan baik. Alhasil, kemenangan pun diraih Barcelona dengan skor 3-0.