LEG I semifinal Liga Champions berlangsung pada 1-2 Mei 2019 dini hari WIB. Ajax Amsterdam menang 1-0 di markas Tottenham Hotspur, sedangkan Barcelona menghajar Liverpool 3-0 di Estadio Camp Nou.
Kelar dua laga di atas, banyak fakta menarik yang tersaji. Fakta-fakta tersebut pun sangat menarik untuk dibahas. Apa saja?
Berikut 5 fakta menarik di leg I semifinal Liga Champions 2018-2019:
5. Magic Lionel Messi
Messi menjadi bintang kemenangan 3-0 Barcelona atas Liverpool di leg I semifinal Liga Champions 2018-2019. Pesepakbola berpaspor Argentina itu mencetak dua dari tiga gol Barcelona, tepatnya pada menit 75 dan 82.
Gol kedua yang tercipta pada menit 82 paling menarik perhatian. Sebab, Messi menciptakan gol via tendangan bebas dari jarak yang cukup jauh, yakni sekira 27 meter! Selain itu, Messi juga beberapa kali merepotkan pemain terbaik Liga Inggris 2018-2019 versi Asosiasi Pesepakbola Profesional (PFA), Virgil van Dijk.
Sebelumnya, Van Dijk dipercaya dapat meredam ketajaman Messi. Namun, faktanya Van Dijk dibuat tak berdaya oleh pesepakbola peraih lima tofi Ballon dOr tersebut.
4. Skuad Muda Ajax Lanjutkan Kejutan
Ajax memiliki skuad termuda di Liga Champions musim ini, yakni rata-rata baru berusia 24 tahun. Meski berusia muda dan dihadapkan dengan pemain-pemain kaya pengalaman, skuad Die Amsterdammers –julukan Ajax– sama sekali tidak gentar.
Terbukti Ajax tidak terkalahkan dalam laga tandang kontra klub-klub besar macam Bayern Munich, Real Madrid dan Juventus. Bahkan dua klub yang disebut terakhir dikalahkan Ajax dengan skor 4-1 dan 2-1. Permainan apik Ajax pun dilanjutkan saat bertandang ke markas Tottenham, yang mana mereka menang 1-0.
3. Kesalahan Taktik Jurgen Klopp
Klopp membuat kesalahan karena turun dengan pola 4-3-1-2. Georginio Wijnaldum yang ditempatkan sebagai playmaker di laga tersebut gagal mendistribusikan bola secara baik kepada dua penyerang Liverpool, Sadio Mane dan Mohamed Salah. Kondisinya baru membaik ketika Klopp menggunakan pakem andalannya yakni 4-3-3, seiring masuknya Roberto Firmino di menit 79.
Selain itu, Klopp dinilai terlalu berani memainkan Joe Gomez sebagai fullback kanan sejak awal laga, alih-alih menurunkan Trent Alexander-Arnold. Padahal, Gomez baru saja pulih dari cedera dan di saat yang bersamaan, Alexander-Arnold sedang menjalani musim terbaik bersama si Merah.
2. Absensi Son Heung-min Berarti Penting bagi Tottenham
Hilangnya Harry Kane dapat ditutupi aksi Son Heung-min saat Tottenham menghadapi Man City di perempatfinal Liga Champions 2018-2019. Dari empat gol yang dibuat Tottenham dalam dua pertemuan kontra Man City, tiga di antaranya dilesakkan Son.
Karena itu, ketiadaan Son di laga kontra Ajax akibat menjalani sanksi akumulasi kartu, menurunkan level permainan The Lilywhites. Tercatat sepanjang laga kontra Ajax, tim asuhan Mauricio Pochettino hanya melepaskan satu shot on target!
1. Efektivitas Peluang
Klub yang lebih pintar memanfaatkan peluang pada akhirnya memenangi pertandingan di leg I semifinal Liga Champions 2018-2019. Barcelona menang 3-0 setelah melepaskan lima shot on target. Bagaimana dengan Liverpool? Tim asuhan Klopp padahal melesakkan empat shot on target, namun tak ada satu pun yang masuk ke gawang Barcelona.
Begitu juga dengan Ajax. Dari dua shot on target, satu di antaranya masuk ke gawang Hugo Lloris lewat sepakan Donny van de Beek. Karena itu, Liverpool dan Tottenham harus lebih pintar dalam memanfaatkan peluang di leg II yang berlangsung pekan depan.
(Ramdani Bur)