LEICESTER – Arsenal kembali meraih hasil negatif ketika menjalani lanjutan Liga Inggris musim 2018-2019. Melawan Leicester City, skuad The Gunners –julukan Arsenal– harus rela menutup laga dengan takluk tiga gol tanpa balas dari lawannya.
Dalam pertandingan yang berlangsung di King Power Stadium itu, Arsenal memang tampil kurang menjanjikan sejak menit awal. Bencana Arsenal pun berawal dari kartu merah yang didapat oleh Ainsley Maitland-Niles tepatnya pada menit ke-36.
Bermain dengan 10 pemain, membuat Arsenal tak mampu mengimbangi permainan sang tuan rumah. Arsenal pun akhirnya menyerah 0-3 dari Leicester melalui gol-gol yang dicetak oleh Youri Tielemans (59’) dan Jamie Vardy (86’, 95’).
Hasil tersebut menjadi kekalahan yang dirasakan Arsenal secara tiga kali beruntun (sebelumnya Arsenal juga takluk oleh Crystal Palace dan Wolverhampton Wanderes). Gelandang Arsenal, Granit Xhaka, pun sampai kehilangan kata-kata untuk bisa menjelaskan alasan di balik performa buruk klubnya itu.
Baca Juga: Meski Dibantai Leicester, Emery Tetap Puji Performa Arsenal
“Sulit untuk menjelaskan mengapa kami tidak bermain seperti di kandang dan mengapa kami tidak meraih tiga poin. Saya katakan pekan lalu. Berbeda jika main tandang dan kandang. Anda tidak bisa bermain seperti di kandang,” ucap Xhaka, seperti dikutip dari Mirror, Senin (29/4/2019).
“Anda harus memenangkan duel, berlari lebih banyak dari lawan karena fans ada di hadapan mereka. Semua tim di Liga Inggris bisa bermain sepakbola dan mereka bertarung. Jika tidak maka hasilnya seperti ini (takluk oleh Leicester),” sambungnya.
“Kami bertarung. Bukan berarti kami tidak bertarung karena jika tidak maka kami tidak akan bermain. Sulit untuk dijelaskan, ketika Anda kalah maka akan selalu sulit untuk mencari kata-kata yang tepat,” tutup personel Timnas Swiss tersebut.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)