TURIN – Tersingkirnya Juventus dari perempatfinal Liga Champions 2018-2019 tampaknya telah membuat megabintang mereka, yakni Cristiano Ronaldo sangat terpukul. Pasalnya semenjak Liga Champions 2009-2010, Ronaldo selalu berhasil membawa klub yang dibelanya mencapai semifinal kompetisi antarklub Eropa paling prestisius tersebut.
Kedatangan Ronaldo pada bursa transfer musim panas 2018 lalu pun disebut-sebut lantaran Juventus ingin segera meraih gelar Liga Champions secepat mungkin. Karena itulah pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, memboyong Ronaldo dari Real Madrid agar dapat membuat tim berjuluk Bianconeri itu bisa meraih trofi Liga Champions.
Baca Juga: Kemarahan Ronaldo Setelah Juventus Tersingkir dari Liga Champions 2018-2019
Akan tetapi padanya nyatanya Juventus hanya mampu mencapai perempatfinal lantaran kalah dari Ajax Amsterdam dengan agregat 2-3. Kekalahan tersebut disebut jurnalis yang dekat dengan Ronaldo, Edo Aguirre, telah membuat CR7 sangat terpukul. Menurut pemaparan Aguirre, Ronaldo lelah selalu berjuang sendirian di Juventus. Ronaldo pun sempat mengatakan kepada ibunya bahwa dirinya tak bisa selalu membuat keajaiban seorang diri.
“Ronaldo lelah bermain sendirian. Dia adalah pencetak gol terbaik dan seorang pemberi umpan yang juga hebat. Dia selalu mencetak gol dalam pertandingan yang menentukan, namun itu semua tidak cukup,” kata Aguirre, dikutip dari Calciomercato, Jumat (19/4/2019).
Kendati begitu, Ronaldo dikabarkan masih belum putus asa untuk membuat Juventus menjadi jawara Liga Champions. Pemain asal Portugal itu masih akan membantu Juventus di musim depan bila memang masih berada di klub tersebut. Namun Ronaldo dikabarkan meminta Juventus untuk membeli beberapa pemain agar bisa tampil lebih kuat di musim 2019-2020.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)