“Pep menghabiskan seluruh hidupnya di Barcelona, tetapi selama saya memperkuat Barcelona, dia tidak cukup memahami skuadnya. Saya mengatakan kepada Guardiola bahwa dia akan menyesal dan meminta maaf karena saya yang membawa kemenangan untuk Barcelona, bukan Lionel Messi,” tutur Samuel Eto’o, melansir dari Goal, Jumat (12/4/2019).
“Anda bisa tanya kepada Xavi, Iniesta, atau yang lain, bahwa itu adalah era saya, baru kemudian Messi. Saya yang membuat Barcelona sukses, dan Pep akan meminta maaf,” imbuh pria berdarah Kamerun tersebut.
Usai musim perdana yang penuh sukses itu, Pep kemudian menjual Samuel Eto’o ke Inter Milan sebagai paket transfer untuk Zlatan Ibrahimovic. Keputusan tersebut bisa dikatakan sebuah blunder karena Eto’o merengkuh treble winners pada musim 2009-2010 bersama Inter Milan, termasuk juara Liga Champions.
(Fetra Hariandja)