TURIN – Cristiano Ronaldo dicap pesepakbola mata duitan jika akhirnya memutuskan bergabung dengan Juventus pada bursa transfer musim panas 2018. Sebab dengan bergabung bersama Juventus, gaji Ronaldo mengalami kenaikan yang signifikan, dari yang awalnya menerima 21 juta euro (Rp354 miliar) per tahun dari Madrid, menjadi 30 juta euro (Rp506 miliar) dari Bianconeri –julukan Juventus.
Akan tetapi, media Italia yakni La Stampa tidak setuju dengan anggapan mata duitan yang ditujukan kepada Ronaldo. Sebab jika Ronaldo ingin mencari uang yang banyak, La Stampa menilai pesepakbola berusia 33 tahun itu dapat melanjutkan karier di China atau Qatar.
Dengan bermain di Qatar atau China, Ronaldo bisa mendapatkan gaji melebihi yang diterima Lionel Messi bersama Barcelona yakni 40 juta euro (Rp674 miliar) per tahun.
“Jangan pernah berpikir sisi ekonomi (gaji) membuat Ronaldo pindah ke Juventus. Sebab, jika Ronaldo hanya memikirkan soal uang, ia pasti hengkang ke Liga China Qatar,” tulis salah satu kolom di La Stampa.
BACA JUGA: Kedatangan Cristiano Ronaldo Buat Juventus Kehadiran 20 Sponsor Baru
Ada isu yang mengatakan, Ronaldo ingin angkat kaki dari Madrid karena tak senang dengan gaji yang diterima saat ini. Padahal, ada beberapa alasan lain yang membuat ayah empat anak tersebut ingin angkat kaki dari Santiago Bernabeu.
Beberapa di antaranya ialah ketidakpedulian manajemen Madrid terhadap kasus pajak yang menerima Ronaldo, serta keinginan Presiden Madrid Florentino Perez mendatangkan Neymar Jr dari Paris Saint-Germain (PSG). Karena itu, tidak selalu benar bahwa Ronaldo memilih bergabung dengan Juventus hanya karena faktor uang.
(Ramdani Bur)