MADRID – Ada kabar mengatakan, Zinedine Zidane mundur dari Real Madrid karena tidak setuju dengan rencana sang presiden, Florentino Perez, yang ingin mendatangkan David de Gea (Manchester United) pada bursa transfer musim panas 2018. Ternyata selain De Gea, ada pemain lain yang menyebab Zizou –sapaan akrab Zidane– menanggalkan jabatannya sebagai juru taktik Madrid pada Kamis, 31 Mei 2018 sore WIB.
Seperti diberitakan The Sun, Selasa (5/6/2018), Perez berniat mendatangkan Eden Hazard dari Chelsea pada bursa transfer musim panas 2018. Akan tetapi, keinginan itu ditolak Zidane.
Selain karena Madrid masih memiliki pemain-pemain brilian di posisi kiper dan winger, Zidane tak senang jika timnya mengeluarkan banyak uang di pasar transfer. Jelas, membutuhkan dana tak sedikit untuk mendatangkan Hazard dan De Gea.
Sementara itu, kebijakan transfer Perez dan Zidane sangat bertolak belakang. Ketika ditunjuk sebagai pelatih Madrid pada Januari 2016, Zidane dikenal sebagai juru taktik yang irit dalam hal belanja pemain.
BACA JUGA: Sebelum Tinggalkan Madrid, Zidane Sempat Ingin Boyong Sadio Mane
Belanja pemain termahal yang dilakukan Zidane bersama Madrid ialah saat mendatangkan Alvaro Morata dari Juventus pada bursa transfer musim panas 2016 seharga 30 juta euro (Rp486 miliar). Akan tetapi, lantas Morata dijual dengan harga dua kali lipat setahun berselang ke Chelsea. Karena itu, Madrid surplus dalam hal penjualan Morata.
Karena perdebatan itulah, Zidane enggan melanjutkan karier bersama Madrid. Padahal, kontrak Zidane bersama Madrid masih tersisa hingga 30 Juni 2020.
Nahas bagi Madrid, setelah ditinggalkan Zidane, mereka berpotensi kehilangan beberapa pemain bintang mereka. Keylor Navas, Raphael Varane, Marcelo Vieira dan Cristiano Ronaldo jadi beberapa pemain yang mungkin meninggalkan Madrid pada bursa transfer musim panas 2018.
(Ramdani Bur)