4. AC Milan
Sama seperti Juventus, AC Milan adalah kekuatan yang harus diperhitungkan di panggung Eropa. Jika Juventus memimpin raihan trofi Liga Italia, AC Milan adalah kekuatan utama sepakbola Italia di Eropa. Rossoneri –julukan Milan– meraih gelar juara Liga Champions sebanyak tujuh kali. Tepatnya pada musim 1962-63, 1968-69, 1988-89, 1989-90, 1993-94, 2002-2003 dan 2006-07.
Pencapaian tentunya menjadi sebuah hal yang patut menjadi kebanggaan bagi klub, maupun para fans Rossoneri di seluruh dunia. Akan tetapi, salah satu Raksasa Italia itu terlibat dalam skandal pengaturan pertandingan Totonero pada 1980. Hal itu berakibat didegradasinya Milan ke Serie B. Mereka kembali ke divisi utama pada musim berikutnya, tetapi kembali terdegradasi untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka di musim 1981-82. Saat itu mereka menyelesaikan liga di posisi tiga terbawah klasemen, dan gagal menyelamatkan diri dari zona degradasi.