“Ada beberapa kesempatan untuk membuat Madrid dalam tekanan dan membuat mereka dalam bahaya. Madrid merupakan tim yang memiliki fase dalam suatu pertandingan. Artinya, mereka memiliki fase dalam suatu permainan, di mana Madrid mampu menekan dengan sangat tinggi dan ekstrem yang dapat membuat tim lawan tercekik,” ungkap Kahn, seperti yang diwartakan Marca, Selasa (24/4/2018).
Bayern Munich (Foto: REUTERS)
Pertemuan kedua tim pada babak semifinal tampak seperti final yang terlalu dini bagi penikmat sepakbola. Kedua tim merupakan tim yang memiliki sejarah besar di Liga masing-masing maupun Eropa. Terkhusus Bayern, nama besarnya sebagai penguasa Liga Jerman sudah tak perlu diragukan lagi.
BACA JUGA: Klopp Ingatkan Fans Liverpool untuk Hormati AS Roma
Terakhir kali Bayern berada di partai puncak Liga Champions ialah pada edisi 2013, di mana saat itu Bayern bertemu dengan Borussia Dortmund. Pertemuan kedua tim Jerman itu berakhir dengan kemenangan 2-1 Bayern atas Dortmund.
Kahn mengharapkan hal itu dapat terulang kembali, sehingga Bayern mampu menggenapkan koleksi trofi Liga Champions mereka menjadi enam. Dengan target seperti itu, maka Bayern dituntut untuk dapat mengatasi Madrid, agar mampu melaju ke partai final Liga Champions 2017-2018.
(Ramdani Bur)