“Ketika Anda tampil di kompetisi ini dan lolos ke babak selanjutnya, Anda harus siap menghadapi tim-tim terbaik. Dalam kasus ini, kami tahu bisa berhadapan dengan Barcelona, PSG atau Besiktas. Karena itu, kami harus siap menghadapi tim mana pun,” kata Conte mengutip dari laman resmi UEFA, Rabu (6/12/2017).
Selain itu, Conte juga tak menjamin, tim yang finis juara grup akan menghadapi lawan mudah di 16 besar. Ia mengambil contoh saat menangani Timnas Italia di Piala Eropa 2016. Saat itu Italia finis sebagai juara grup mengungguli Belgia.
Namun di 16 besar, Italia justru dipertemukan dengan Spanyol yang notabene juara di dua edisi sebelumnya. Beruntung, Italia sanggup menang 2-0 dan apesnya, mereka kembali dipertemukan tim kuat di perempatfinal, yakni Jerman. Di babak delapan besar itu, langkah Italia dihentikan Jerman via adu penalti.
(Ramdani Bur)