Gelar Tribute Match Choirul Huda, Persela Hadapi Timnas All-Star

Deden Rochman Saputro, Jurnalis
Sabtu 11 November 2017 15:53 WIB
Mendiang Choirul Huda saat membela Persela (Foto: Antara)
Share :

LAMONGAN – Persela Lamongan akan mengadakan pertandingan penghormatan bagi mendiang Choirul Huda. Laga tersebut sebagai bentuk apresiasi Persela terhadap Cak Huda -julukan Choirul Huda- yang telah berkiprah menjadi sosok kiper legendaris mereka.

Persela bekerja sama dengan Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) mengadakan laga bertajuk “Tribute Match Choirul Huda”. Pertandingan itu akan mempertemukan Persela melawan Timnas All-Star di Stadion Gelora Surajaya Lamongan, Rabu 18 November 2017 malam WIB.

Baca juga: Penuh Loyalitas dan Ramah, Kesan yang Diberikan PSSI untuk Choirul Huda

Skuad Persela dihuni sejumlah pemain yang tampil di musim ini beserta mantan pemain mereka, Addison Alves dan Fabiano Beltrame. Tim asuhan Aji Santoso itu bakal berhadapan dengan Timnas All-Star di bawah asuhan Jacksen F Tiago yang diperkuat pemain dari sejumlah klub, seperti Ponaryo Astaman, Andritany, dan Evan Dimas.

Manajer Persela mengatakan laga antara Persela menhadapi Timnas All-Star sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan loyalitas Choirul Huda selama 18 tahun berkarier bagi Laskar Joko Tingkir. Ia menyebut pertandingan itu sebagai bentuk apresiasi tertinggi untuk almarhum Cak Huda.

“Pertandingan penghormatan itu sebagai bentuk apresiasi kepada almarhum (Choirul Huda). Loyalitas beliau sudah tidak diragukan lagi. Didedikasikan hanya unutuk Persela selama 18 tahun,” kata Yunan Achmadi.

Sementara itu, Chief Marketing Officer GO-JEK Indonesia, Piotr Jakubowski menilai Huda sebagai sosok kebanggaan Persela. Ia menyakini pemain asal Jawa Timur itu dapat memberikan semangat dan inspirasi bagi pemain sepakbola lainnya.

“Karena ada keterikatan emosi tersendiri saat beliau mengenakan logo GO-JEK di dada kanan saat laga terakhirnya. Hal ini membuat kami bangga. Kami percaya semangat beliau akan selalu menginspirasi para pemain bola lainnya,” ungkap Jakubowski.

Baca juga: Bentuk Solidaritas dan Dukungan kepada Almarhum Choirul Huda, Kiper Indonesia Gelar Lelang Jersey

Seperti diketahui, Choirul Huda mengembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sugiri Lamongan usai melewati masa kritis akibat benturan dengan rekan setimnya Ramon Rodrigues di pertandingan Liga 1 2017. Insiden itu terjadi pada laga Persela Lamongan melawan Semen Padang di Stadion Surajaya, Minggu 15 Oktober 2017.

Huda sempat mendapat pertolongan pertama dengan alat bantu pernapasan di lapangan saat dirinya tergeletak dan mulai kesakitan di bagian dada. Tak lama berselang, ia dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans. Namun, nyawa kiper berusia 38 tahun itu tak tertolong dan Persela pun kehilangan penggawa terbaiknya.

(Fetra Hariandja)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya