Claudio Ranieri Menyongsong Tantangan Baru Liga Inggris 2016-2017

Daniel Setiawan, Jurnalis
Jum'at 12 Agustus 2016 12:57 WIB
Claudio Ranieri (Foto: AFP)
Share :

KETIKA pertama kali datang kembali ke Premier League dengan membesut Leicester City, mungkin tidak ada yang menyangka jika Claudio Ranieri bisa menuai sukses besar. Karier kepelatihannya di kompetisi tertinggi Negeri Ratu Elizabeth tersebut tidaklah mentereng.

Tengok saja ketika dirinya membesut Chelsea pada periode 2000 hingga 2004. Selama empat tahun diberikan kepercayaan, Ranieri tidak mampu memberikan satu pun gelar bergengsi untuk klub yang identik dengan warna birunya tersebut.

Pada musim perdananya saja di Chelsea, Ranieri hanya mampu mengantarkan klub finis di posisi keenam di papan klasemen. Baru pada musim 2003-2004, dirinya sukses mencatatkan hasil impresif untuk klub yakni dengan membawa finis di posisi kedua klasemen.

Namun pada saat itu dengan catatan Ranieri membukukan total 120 juta pounds atau sekira Rp2 triliun untuk membeli sejumlah pemain di bursa transfer musim panas. Beberapa nama yang dibawanya yakni Damien Duff, Claude Makalele, hingga Hernan Crespo.

Selepas didepak oleh Chelsea, Ranieri bak kutu loncat. Pelatih berusia 64 tahun tersebut berganti-ganti klub. Mulai dari Spanyol, Italia, hingga Yunani. Hingga pada 2015 ia memutuskan untuk melakukan comeback ke Liga Inggris bersama Leicester City.

Klub yang pada musim sebelum Ranieri tiba hanya finis di posisi 14 bukan seperti klub Inggris sebelumnya yang ia tangani, Chelsea. Leicester tidak punya cukup biaya untuk memboyong pemain mahal.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya