MALANG--Upaya mempromosikan sosok legenda menjadi staf pelatih di tim utama, kembali dilakukan Arema Cronus. Setelah selama ini ada Joko Susilo dan Kuncoro di jajaran asisten pelatih, maka sekarang ada nama Yanuar Hermansyah yang menjadi pelatih kiper.
Pelatih kiper akrab disapa Begal ini menggantikan posisi Alan Haviludin yang memilih tak memperpanjang masa baktinya di Arema. Yanuar bakal diserahi tugas untuk mengoptimalkan kemampuan Kadek Wardana, Ahmad Kurniawa serta Utam Rusdiana.
Penunjukan Yanuar sebagai pelatih kiper, disebutkan General Manager Arema Cronus Ruddy Widodo, bukan semata karena dia dulunya adalah penggawa Arema dan asli Malang. Tapi lebih dari itu, kemampuan melatih Begal sudah teruji di tim level atas alias ISL.
Dia pernah melatih kiper Deltras Sidoarjo, Persiwa Wamena, dan terakhir bersama Persela Lamongan. "Dia juga sudah banyak memberikan kontribusi di Akademi Arema. Kami rasa dia sudah waktunya mendapatkan kesempatan lebih besar di tim utama," ujar Ruddy.
Setelah kebutuhan pelatih kiper terpenuhi, kini Singo Edan masih diliputi kabar terkait transfer kiper anyar sebagai pengganti tempat Kurnia Meiga. Nama yang direkomendasikan pelatih Milomir Seslija adalah Teguh Amiruddin, kiper Barito Putra yang juga jebolan Arema.
Kiper yang lebih senior Aditya Harlan juga masuk menjadi opsi, namun untuk mendapatkan keduanya harus melalui persetujuan klub Barito Putra. Hingga kini manajemen juga belum menguak kemungkinan memboyong kiper yang dimaui pelatih asal Bosnia tersebut.
"Pelatih bisa merekomendasi pemain yang akan direkrut ke manajemen. Tapi semua transfer kan harus melalui proses, kadang mudah dan kadang malah sangat sulit atau tidak mungkin. Semua kebutuhan tim masih dalam pembahasan di manajemen," demikian Ruddy Widodo.
Singo Edan sebenarnya masih memiliki tiga kiper, yakni Kadek Wardana, Ahmad Kurniawan dan Utam Rusdiana. Namun dari ketiganya, hanya Kadek yang bisa diandalkan secara reguler. Ahmad Kurniawan selama ini cuma menjadi serep abadi, sedangkan Utam masih terlalu muda dan minim pengalaman.
Arema setidaknya butuh seorang kiper lagi jika ingin menjaga kedalaman kualitas di bawah mistar. Apalagi pemain yang baru hengkang sekelas Kurnia Meiga Hermansyah, salah satu kiper terbaik di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
(Reza Wahyu Saputra)