Bertekad dominan dan tak memberi ruang untuk lawan, Singo Edan hampir pasti mempertahankan pola 4-3-3. Cristian Gonzales kelihatannya akan kembali menjadi starter, ditemani Dendi Santoso dan Esteban Vizcarra. Sementara posisi lain mungkin identik dengan komposisi di leg pertama lalu.
Ambisi Arema Cronus bakal mendapat ganjalan keras dari Mitra Kukar yang tinggal mengincar hasil imbang di Malang. Tim berjuluk Naga Mekes kelihatannya sudah paham apa yang mereka hadapi, yakni tekanan besar baik di dalam maupun luar lapangan.
Mental, yang menentukan aspek ketenangan dan fokus, diyakini kubu Mitra Kukar akan sangat penting. Jafri Sastra, pelatih Mitra, menyebut timnya harus membuktikan secara mental maupun teknis bahwa mereka siap melaju ke partai puncak. "Yang terpenting tidak panik (menghadapi tekanan)," ujar Jafri.
"Kami akan berupaya membuat Arema frustrasi, karena itu akan memperbesar tekanan untuk mereka. Kami mungkin akan lebih fokus pada soliditas pertahanan, tapi tetap mencari celah dan kesempatan untuk melakukan serangan balasan," demikian skenario Jafri.
Memiliki sejumlah pemain cepat macam Patrick Dos Santos, Yogi Rahardian, Syakir Sulaiman, serta beberapa pemain lain, Mitra Kukar mengincar lubang di pertahanan Arema. Memang sudah menjadi konsekuensi, tim yang lebih ofensif akan sedikit longgar di lini belakang.
Jafri juga mengingatkan bahwa semua pemain Arema akan sangat berbahaya karena bakal membabi-buta memburu kemenangan. "Semua pemain Arema berbahaya. Dalam situasi seperti ini tidak bisa hanya terfokus pada pemain tertentu," tandasnya.
Arema Cronus (4-3-3): Kadek Wardana; Hasim Kipuw, Purwaka Yudhi, Kiko Insa, Junda Irawan; Juan Revi, Ahmad Bustomi, Tony Espinosa; Esteban Vizcarra, Cristian Gonzales, Dendi Santoso.
Mitra Kukar (4-5-1): Sahar Ginanjar; Abdul Gamal, Yanto Basna, Arthur Cunna, Michael Orah; Rizky Pellu, Septian Maulana, Rodrigo Dos Santos, Defri Rizky, Yogi Rahardian; Patrick do Santos
(Daniel Setiawan)