Bukti Real Madrid Tak Seperti Dulu Lagi

Pidekso Gentur Satriaji, Jurnalis
Jum'at 21 Agustus 2015 09:05 WIB
Real Madrid. (Foto: AFP/Dani Pozo)
Share :

MUSIM depan Real Madrid akan bergantung sepenuhnya pada Rafael Benitez, pelatih baru yang menggantikan Carlo Ancelotti. Jika sukses, Benitez pastinya akan dipuja publik Santiago Bernabeu. Namun jika sebaliknya, “tendangan” dari Presiden Florentino Perez harus siap diterima mantan pelatih Valencia tersebut.

Banyak yang menyangsikan keputusan Madrid soal penunjukkan Benitez pada 3 Juni 2015. Sebab, dia menggeser posisi Ancelotti yang mengantarkan El Real meraih sejumlah gelar bergengsi dalam kurun dua musim, termasuk La Decima pada 2014. Sebaliknya, nama Benitez justru kurang bersinar dalam beberapa tahun terakhir.

Beruntung bagi Benitez, karena di Madrid dia diwarisi skuad kelas satu. Pelatih berpaspor Spanyol tersebut hanya tidak bisa merasakan talenta Iker Casillas (FC Porto) dan Sami Khedira (Juventus). Kontribusi dua pemain tersebut juga sebenarnya tidak krusial pada musim lalu. Belum lagi niatannya untuk membeli pemain-pemain yang diinginkan selalu disetujui pihak manajemen, meskipun pilar yang didatangkan bertaraf “kasta dua” seperti Kiko Casilla, Casemiro, Lucas Vazquez, Danilo, Jesus Vallejo, dan Mateo Kovacic.

“Sejauh ini apa yang sudah Benitez lakukan cukup positif. Dia suka bekerja keras, dan memperhatikan mengenai setiap detil. Kami tak mempunyai keraguan bahwa dia adalah salah satu pelatih terbaik di dunia dan mampu mengembalikan kejayaan klub ini,” jelas penyerang Jese Rodriguez.

“Benitez telah menunjukkan itu selama latihan sehari-hari pada rezimnya melalui perbincangan taktik dan sesi latihan. Skuad ini sangat termotivasi, dan kami bertujuan untuk meraih hasil bagus di musim depan,” lanjutnya.

Kepastian transfer David de Gea dari Manchester United pun dipercaya akan segera terjadi. Namun, dengan datangnya Kovacic, stok pemain tengah El Real menggendut dan kabarnya akan melepas satu gelandang ke klub lain. Dalam hal ini salah satu di antaranya adalah Isco Alarco dan Asier Illaramendi yang kerap dikabarkan segera angkat kaki dari Santiago Bernabeu.

Namun, perekrutan terbaik Madrid musim panas ini adalah keberhasilan menjaga Sergio Ramos hingga 2020. Padahal, mantan bintang Sevilla tersebut sempat dikabarkan sudah tidak betah dan ingin merapat ke Manchester United.

Disiplin Bertahan

Datangnya Benitez juga dipastikan akan mengubah gaya permainan Madrid, yang dikenal sebagai klub dengan filosofi menyerang total, menjadi lebih disiplin dalam bertahan. Hal tersebut dipercaya menjadi “obat” dari luka musim lalu yang tanpa gelar. Benitez akan membuat Madrid lebih lama menguasai bola, lebih sabar membongkar pertahanan lawan, mau memanfaatkan peluang dalam serangan balik dan tidak malu bermain menunggu. Pola pragmatis yang terbukti sukses diterapkan Barcelona dan Chelsea.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Bola lainnya