Secara pribadi, pria kelahiran Jerman 23 Maret 1990 itu merasa cocok bekerjasama dengan Dejan. Sang pelatih benar-benar jadi mentor dalam pengembangan kariernya sebagai pesepakbola di PBR.
Jika Dejan tidak memberinya kesempatan bergabung di PBR, Kim mungkin saat ini sudah tidak ada di Indonesia. Ia akan mencoba peruntungan lain di tanah kelahirannya.
"Bisa saja kalau enggak di sini, saya enggak tahu lagi (harus apa). Mungkin pulang ke Jerman atau ke mana," tandasnya.
Sementara setelah pencapaian luar biasa musim lalu, Kim tak merasa puas. Ia juga tetap setia bersama PBR dan makin bersemangat melakoni musim keduanya. Ia ingin tampil lebih baik lagi bersama 'The Boys Are Back'.
(Fetra Hariandja)