Ralf Kellerman, pelatih Nadine yang juga meraih trofi sebagai pelatih tim wanita terbaik juga mengaku masih dinaungi duka atas kematian prospek muda tim nasional Belgia itu.
“Jantung saya berdegup sangat kencang! Setelah tragedi kematian Junior Malanda di klub kami, kami kesulitan untuk bersikap tenang dengan memahami apa yang terjadi beberapa hari terakhir,” ujar Nadine, seperti disitat Daily Mail, Selasa (13/1/2015).
“Saya ingin berterimakasih kepada banyak orang yang luar biasa, pelatih saya dan rekan-rekan setim saya. Tanpa mereka, pencapaiannya ini akan mustahil. Saya ingin berbagi award ini dengan mereka,” tambahnya.
(Randy Wirayudha)