TURIN – CEO Juventus, Giuseppe Marotta menilai dirinya seperti menang judi besar setelah kesuksesannya mendatangkan Andrea Pirlo dengan status bebas transfer pada musim panas 2011.
Menurut Marotta, beberapa pihak sempat meragukan keputusan Bianconeri mengontrak Pirlo, yang usianya tak lagi muda, namun tak disangka Pirlo malah menjelma menjadi roh permainan Juventus, khususnya di lini tengah.
"Pirlo, Anda harus tahu bagaimana untuk mengambil peluang mendapatkannya. Ketika Pirlo dan Milan memutuskan untuk berpisah, kami mendekatinya, berdiskusi dengan (Antonio) Conte, sampai akhirnya menandatangani kontrak,” jelas Marotta, seperti dilansir Football-Italia, Kamis (18/4/2013).
“Pirlo adalah simbol dari waktu saya di sini, karena dia adalah pemain dengan trofi kabinet besar yang tidak lagi semuda dulu. Kedatangan dia sempat dikritik, tapi pada akhirnya kami menang judi besar. Saya tidak bisa tidur di malam hari setelah beberapa hari pertama penandatanganan kontrak Pirlo,” ungkapnya.
Sementara itu, terkait banyaknya klub besar Eropa yang menginginkan pemain-pemain bintang Bianconeri seperti Paul Pogba dan Arturo Vidal, Marotta menegaskan, klubnya tidak berniat sedikit pun menjual kedua pemain tersebut.
"Pogba terikat dengan kontrak kami, dan dia merupakan investasi untuk masa depan. Kami senang dia telah mempercepat proses itu. Dia tetap bersama kami,” ucapnya.
"Vidal adalah pilihan cerdas klub, sementara pelatih membuat dirinya semakin hebat. Keinginan kami adalah tetap mempertahankannya. Juve tidak menjual klub, dan kami memiliki tujuan penting untuk dicapai,” ia menekankan.
Jangan lupa follow Twitter @bola_okezone
(Windi Wicaksono)