MALANG - Arema Indonesia memulai kampanyenya di AFC Cup dengan kurang meyakinkan. Menjamu tamunya Ayeyawady United di Stadion Gajayana Malang sore ini Arema ditahan imbang 1-1.
Sejak awal laga, kedua tim bermain terbuka, hingga pertandingan berjalan imbang. Namun kedua tim tidak bisa mengeluarkan kemampuan secara optimal, karena laga berjalan di bawah guyuran hujan lebat yang mengakibatkan lapangan licin.
Mengandalkan TA Musafri dan Purwanto di lini serang, Arema Indonesia lebih dulu memberi tekanan ke gawang wakil Myanmar itu. Arema nyaris unggul cepat beberapa menit setelah kick-off namun sundulan TA Musafri masih mentok di tubuh penjaga gawang Ayeyawady.
Singo Edan akhirnya unggul melaui gol Roman Chmelo di menit 28. Proses gol pemain Slovakia ini cukup indah karena dicetak melalui sundulan kepala dari jarak jauh.
Arema juga sempat mengemas gol ketika Purwanto duel satu lawan satu dengan kiper Myanmar, sayang dia gagal memanfaatkan peluang dengan baik.
Kekuatan Singo Edan di babak pertama malah tergerus setelah bek Gunawan Dwi Cahyo diusir wasit karena melakukan tekel keras terhadap pemain Ayeyawady Jupiter Yves Ngangue.
Di babak kedua, tim tamu yang unggul jumlah pemain bermain lebih menyerang dan lebih leluasa memberikan tekanan-tekanan. Upaya mereka akhirnya berbuah hasil di menit 63 di mana pemain Arema, Fahris, melakukan gol bunuh diri saat hendak melakukan clearance.
Kedudukan imbang ini membuat klub asal Kota Pathein Myanmar semakin percaya diri menguasai bola. Situasi ini membuat Arema jadi lebih bertahan dan berjibaku menahan gempuran Nnda Lin Kwan Chit dkk.
Satu tembakan keras sempat dilancarkan pemain-pemain Ayeyawady ketika pertandingan memasuki menit 75, beruntung kiper Dennis Romanov sigap menghalau bola. Arema Indonesia hanya memiliki satu peluang emas dari sepakan bola mati Marko Krasic, namun tendangan kerasnya hanya membentur mistar gawang. Hingga peluit akhir dibunyikan kedudukan masih imbang 1-1. Di leg kedua, Arema akan bertandang ke markas Ayeyawady 24 April 2012.
(Fitra Iskandar)