JAKARTA - Persija Jakarta mendatangkan striker asal Mesir Ramadane Rajat. Pemain ini rencananya akan diseleksi selama tiga hari, terhitung mulai Selasa (13/1/2009).
Manajemen Persija sendiri masih buta pada kemampuan Ramadane, karena belum menyaksikan rekaman aksinya saat bermain di liga Mesir. Manajemen Persija hanya mendengar cerita dari Francis Yonga selaku agen Ramadane.
"Katanya sih bagus, tapi kami tidak percaya sebelum melihatnya secara langsung. Tapi keputusan hasil seleksi diserahkan sepenuhnya kepada Pelatih Danurwindo. Jika pelatih bilang cocok, manajemen akan langsung melakukan negosiasi soal harga," kata Asisten Manajer Persija Ferry Indra Syarief, Senin (12/1/2009).
Sementara itu, Pelatih Persija Danurwindo mengungkapkan, penilaian terhadap pemain menyangkut tiga faktor, yakni kualitas fisik, skill dan mental bertanding. Namun, Danur - sapaan akrab Danurwindo - memasukkan satu syarat khusus bagi Ramadane, yakni harus memberi garansi sebagai strker haus gol di atas rata-rata pemain asing Liga Indonesia.
"Serangan Persija pada putaran pertama sudah tajam. Makanya, pemain yang masuk harus bisa mempertajam serangan itu. Kalau kualitasnya standard, buat apa direkomendasikan," kata Danur, serya mengingatkan bahwa Persija menjadi klub tersubur bersama Persipura dengan mencetak 36 gol dalam 17 laga putaran pertama.
Sebelum mendatangkan Ramadane, Persija sempat terpikat pada striker asal Mesir lainnya Ridwan Barkouwi. Namun, mantan striker Persib Bandung ini lebih dulu digaet Persiba Balikpapan. Persija juga sempat memantau pemain Afrika Selection saat ujicoba melawan Timnas Indonesia. Tapi tidak ada satu pun yang memikat hati Danur.
Persija memang sangat membutuhkan striker murni yang setipe dengan Bambang Pamungkas. Adapun Greg Nwokolo, Aliyudin, dan Melky Peckey bertipe sebagai striker pendamping, sehingga ketajaman Persija menurun ketika Bambang Pamungkas absen. Persija juga sempat bereksperimen dengan memasang Agus Indra Kurniawan sebagai striker, namun eksperimen ini dianggap gagal.
(Fetra Hariandja)