JAKARTA –Tim nasional (timnas) U-19 Indonesia kembali incar jalur kemenangan. Setelah sebelumnya ditahan PSIS Semarang, 1-1, Jumat lalu, Evan Dimas dkk pun diminta tampil lebih konsentrasi lagi saat dijamu Persijap Jepara U-21 di Stadion Bumi Kartini, Jepara, nanti malam.
Rekor selalu menang timnas U-19 akhirnya terhenti. Hasil imbang, 1-1, saat dijamu Maesa Jenar, julukan PSIS, sekaligus mematahkan empat kemenangan sebelumnya tim besutan Indra Sjafri. Dijamu Persijap, skuad Garuda Jaya, julukan timnas U-19, siap memperbaiki catatan yang diraihnya.
“Kemarin lawan PSIS, kami mendapatkan perlawanan yang berbeda dari biasanya. Itu yang kami mau. Saling menyerang dan bertahan, itu bagus untuk menempa para pemain timnas U-19. Kami berharap, hal seperti ini bisa kami dapatkan di laga-laga selanjutnya,” ungkap Indra.
Apa yang disampaikan Indra tentu berasalan. Apalagi timnas U-19 dibebankan target tinggi di Piala AFC U-19 Myanmar, Oktober 2014. Yaitu, bisa duduk minimal empat besar Asia. Yang berarti pula, satu tiket berlaga diajang Piala Dunia (PD) U-20 di Selandia Baru pada 2015 mendatang.
Agar target itu tercapai, lawan-lawan yang mampu menyulitkan skuad Garuda Jaya wajib dihadapi. Karena di Piala Asia U-19 nanti, jawara-jawara Asia seperti Jepang, Korea Selatan, Australia, Iran, dan China. Bisa dipastikan pula, 16 tim yang lolos keputaran final Piala AFC U-19 juga mempersiapkan diri dengan matang.
Laga kontra Persijap sendiri, jadi pertandingan terakhir timnas U-19 di Jawa Tengah. Setelah itu skuad Garuda Jaya akan bergeser ke Jawa Timur, dimana sudah ada empat tim yang sudah menanti. Tur Nusantara timnas U-19 pun akan berakhir di Kalimantan. Tiga tim ISL U-12 sudah menunggu disana.
Sementara soal kondisi Jepara selepas meletusnya gunung Kelud, Kamis malam, (13/2), Badan Tim Nasional (BTN) masih melihat laga tersebut akan digelar sesuai jadwal. Akan tetapi, BTN tetap menginstruksikan kepada manajemen timnas U-19 untuk memantau kondisi Jepara.
“Kami serahkan kepada tim dokter. Kalau dinyatakan oke ya tetap di gelar. Waktu di Semarang (kontra PSIS), dokter tim terus memantau kondisi di lapangan sejak jam 5 sore. Hal itu tentu akan juga dilakukan sebelum bertemu Persijap,” tutur Sekertaris BTN, Sefdin Syaifudin.
(Muhammad Indra Nugraha)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.