MANCHESTER – Musim ini Manchester City harus menerima ujian yang cukup berat dalam meraih gelar juara. Pelatih Roberto Mancini menjadi sosok yang paling tersudutkan akan pencapaian The Citizens hingga terancam pemecatan.
Musim ini tim asuhan Manci harus tersingkir dari kompetisi di Eropa, Liga Champions dan juga Europa League. Saat ini The Citizens hanya memiliki peluang meraih trofi Premier League saja.
Sayang, peluang mereka semakin menipis usai dikalahkan 1-0 oleh Arsenal, Minggu (8/4). Pasalnya, selisih poin mereka dengan pemuncak klasemen Manchester United menjadi 8 poin dengan menyisakan enam laga lagi.
Raihan tersebut langsung mengarahkan kepada masa depan Mancini di kursi kepelatihan The Citizens. Namun, pelatih yang membesut City sejak tahun 2009 ini tetap yakin membawa timnya di papan atas Premie League.
“Saat saya datang, City tengah berada di poisi ketujuh atau delapan. Tetapi, setelah berjuang selama enam bulan kita langsung tampil di Liga Champions,” ungkap Mancini seperti dilansir ESPN, Senin (9/4/2012).
Saat laga tandang ke Emirates Stadium, para pasukan The Citizens disaksikan langsung petinggi klub, Khaldoon Al Mubarak. Yang mana paling berhak menentukan masa depan Mancini di klub. Terkait, hal tersebut Mancini masih sangat yakin bila dirinya layak untuk terus membesut City.
"Di saat anda bekerja dengan keras, anda akan mendapatkan situasi yang cukup sulit karena anda berpikir mampu memenangkan gelar. Kita di sana selama 28 laga, tapi mungkin kita perlu memperbaiki diri. Kita masih membutuhkan sejumlah pengalaman," pungkasnya.
(Muhammad Indra Nugraha)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.