LONDON – Langkah FA meniadakan jabat tangan antara para pemain Queens Park Rangers dan Chelsea di babak keempat FA Cup di Stadion Loftus Road pada Sabtu (28/1/2012) kemarin karena mendapat laporan bahwa seluruh pemain QPR akan menolak berjabatan tangan dengan kapten The Blues John Terry.
Kapten Chelsea dan timnas Inggris itu dikenai tuduhan telah melakukan tindakan rasial kepada bek QPR Anton Ferdinand saat kedua klub bertemu di Premier League pada Oktober silam juga di Loftus Road. Terry akan menjalani sidang perdana atas tuduhan tersebut di Pengadilan Westminster pada Rabu (1/2/2012) lusa.
Selama ini, bek berusia 31 tahun itu selalu membantah dengan tegas dirinya telah melakukan perbuatan rasis kepada adik dari Rio Ferdinand itu. Spekulasi pun berkembang saat QPR dan Chelsea kembali bertemu di tempat yang sama, apakah Ferdinand akan menjabat tangan Terry.
Ternyata Ferdinand sudah berniat tidak akan menjabat tangan Terry. Bahkan, seperti diberitakan oleh The Mail on Sunday, tidak akan ada satu pun pemain QPR yang akan menjabat tangan Terry. Hal inilah yang membuat FA mengambil langkah preventif dengan meniadakan jabat tangan di antara kedua tim.
Laga itu sendiri akhirnya dimenangi The Blues 1-0 lewat gol penalti kontroversial Juan Mata.
(Auzan Julikar Sutedjo)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.