BATA – Sudah dalam kurun tiga pegelaran Piala Afrika, dimana Pantai Gading kerap menjadi unggulan kuat, tapi selama itu pula mereka gagal. Kini, CAF African Cup of Nations 2012, Pantai Gading berniat untuk menjadi jawara Afrika untuk kedua kalinya.
Pertama kali Les Éléphants menjadi raja benua hitam, adalah di perhelatan Piala Afrika, 10 tahun silam, yakni 1992 di Senegal. Ya, tepat di pusaran siklus satu dekade lalu. Pantai Gading menjadi juara Afrika, setelah membekuk Ghana, 11-10 lewat adu penalti.
Bersama Ghana, tim para gajah itu selalu menjadi favorit, belakangan ini, usai bersinar sejak Piala Dunia 2006 di Jerman. Akan tetapi, Pantai Gading tetap jauh dari prediksi. Paling dekat dengan trofi, Pantai Gading hanya menjadi runner up, pada Piala Afrika 2006, dikalahkan tuan rumah, Mesir 2-4 lewat adu penalti.
Dengan sederetan bintang yang malang melintang di Eropa, Pantai Gading akan kembali menghimpun kekuatan, untuk kedua kalinya memahkotai Afrika. Optimisme membuncah di antara para pilar Pantai Gading di Piala Afrika pertama, yang digelar di dua negara, Guinea Khatulistiwa dan Gabon.
“Tahun ini, adalah yang ketiga kali di mana publik mengatakan bahwa kami adalah favorit, jadi saya rasa tahun 2012 ini akan menjadi tahunnya Pantai Gading. Kami punya skuad yang fantastis dan menurut saya, kami punya kesempatan untuk melangkah jauh,” tegas Yaya Touré, sebagaimana dilansir FIFA.com, Jumat (13/1/2012).
Terakhir mereka berlaga di Piala Afrika, Pantai Gading hanya mampu mencapai final, meski para skuadnya telah matang secara usia dan mental. Mereka pun gagal merebut tempat ketiga, usai ditundukkan Ghana 2-4.
“Setelah serangkaian kegagalan di Piala Afrika, saya percaya, skuad ini sekarang lebih berpengalaman dan matang secara mental,” tutup gelandang milik Manchester City tersebut.
(Randy Wirayudha)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.