Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

LPI Akan Dibahas Dalam Kongres PSSI

Huyogo Simbolon (Koran Sindo) , Jurnalis-Rabu, 19 Januari 2011 |16:25 WIB
LPI Akan Dibahas Dalam Kongres PSSI
ilustrasi:PT LI.
A
A
A

BANDUNG - Pengurus Daerah PSSI Provinsi Jawa Barat (Jabar) memastikan tidak ada agenda untuk menggelar dan memajukan Kongres Luar Biasa PSSI pada pertemuan pengurus se-Indonesia pada 21-23 Januari ini.
 
PSSI Jabar menyatakan, pertemuan di Bali nanti hanya membahas evaluasi kinerja PSSI selama 2010. “Hanya evaluasi program kerja. Yang dibahas ialah persiapan yang diahadapi semisal program kerja olahraga besar,” kata Ketua Umum Pengda PSSI Jabar Toni Apriliani di Gedung Pengda PSSI Rabu (19/1).
 
Menurut dia, kongres tahunan sudah ditetapkan melalui statuta PSSI. Toni menyatakan, pertemuan tahunan PSSI akhir Januari ini akan membahas mengenai program kerja PSSI pada 2010, termasuk pembinaan usia dini, kelompok umur, professional hingga kinerja wasit.
 
Pokok bahasan pada pertemuan nanti adalah program PSSI mana yang sudah berjalan dan mana yang belum berjalan. “Yang dibahas ialah evaluasi program tiap bidang,” kata Toni.
 
Terkait dengan aspirasi yang menginginkan adanya pergantian kepemimpinan, PSSI Jabar menyerahkan sepenuhnya kepada mekanisme organisasi. “Kita memiliki aturan main bagaimana pengurus diturunkan dari jabatannya. Itu yang kita pegang,” ujarnya.
 
Menurut dia, pengurus PSSI sebagaimana tertuang dalam aturan akan mengikuti aturan yang sudah ada. “Ketua umum PSSI diturunkan harus melalui mekanisme yang sudah ditetapkan. Bursa penggantinya sudah jelas. Nurdin Halid punya keinginan untuk kembali menjadi ketua. Calon lainnya juga sudah ada,” kata dia. Namun, Toni enggan menyebutkan bagaimana posisi PSSI Jabar terkait dengan evaluasi kinerja PSSI Pusat di bawah kendali Nurdin Halid.
 
Sementara itu terkait dengan kongres PSSI yang akan di Bali nanti, Toni pun menambahkan bahwa kemungkinan besar pada kongres tersebut akan pula dibahas permasalahan LPI. “PSSI tetap pada sikap. Mungkin akan dibicarakan ke arah itu. Tapi, jika melihat aturan, apakah LPI berada di bawah aturan FIFA dan Statuta PSSI atau tidak?” kata Toni.
 
Jika tidak memenuhi aturan yang berlaku, maka LPI tidak memenuhi kaidah hukum sehingga tidak mungkin diterima PSSI. “Harusnya pemerintah yang menyelesaikan hal ini,” terangnya.
 
Selain itu Toni berharap, dalam kongres nanti pihaknya merekomendasikan PSSI pusat agar bersedia memfasilitasi kebutuhan lapangan berstandar FIFA di berbagai Kota dan Kabupaten. “Tentu, Jabar punya rekomendasi khusus, dan ini juga dirasakan oleh provinsi lain,” jelasnya.
 
Saat ini Jabar belum memiliki lapangan yang representatif guna menyelenggarakan pertandingan internasional. Minimnya sarana dan prasarana menjadi sorotan Pengda PSSI Jabar. Hal ini, kata Toni, diharapkan menjadi perhatian PSSI pusat.

(Fitra Iskandar)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement