Setahun setelah bukunya terbit pada Mei 2020, Chiellini akhirnya mengakui bahwa dirinya mungkin telah melangkah terlalu jauh. Dalam sebuah acara siaran langsung televisi, pria berusia 42 tahun itu menyampaikan penyesalannya atas pernyataan tajam tersebut.
"Saya membuat kesalahan dan saya belajar darinya dan akan terus belajar dari kesalahan saya setiap hari," ujar Chiellini mengakui kekhilafannya saat itu.
Kendati Chiellini sempat meluruskan hubungan dan meminta maaf kepada Balotelli, perselisihannya dengan Felipe Melo justru belum sepenuhnya mereda. Mantan gelandang Juventus asal Brasil tersebut membalas kritik Chiellini dengan menyebut adanya dendam pribadi di masa lalu.
"Dia hanya punya masalah dengan saya karena saya pernah menunduk/menyundul kepalanya saat kami bermain melawan Siena. Saya tidak pernah berbicara dengannya sejak saat itu dan dia menulis buku ini. Chiellini tidak pernah meminta maaf kepada saya, tapi itu tidak apa-apa, selama dia bertanggung jawab atas apa yang dia katakan," pungkas Melo.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.