LIVERPOOL – Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, menuai sorotan tajam dan kritik dari berbagai pihak usai menyampaikan pernyataan kontroversi usai laga 16 besar Piala Liga Inggris 2026-2027. Juru taktik asal Spanyol tersebut dinilai mengeluarkan frasa kontroversial menyusul kekalahan anak asuhnya dari Liverpool di Stadion Anfield, pada Kamis 29 Oktober 2026 dini hari WIB.
Chelsea dipastikan tersingkir dari ajang Piala Liga Inggris 2026-2027 setelah kalah dalam adu penalti yang mendebarkan di babak 16 besar. Laga harus dilanjutkan ke babak adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 sepanjang 90 menit waktu normal.
Dalam laga tersebut, Morgan Rogers sempat membawa Chelsea unggul lebih dulu melalui eksekusi penalti pada menit ke-40. Namun, keunggulan tersebut tak bertahan lama setelah Cody Gakpo menyamakan kedudukan bagi tuan rumah lewat tendangan penalti tiga menit berselang.
Babak adu penalti berakhir dengan penderitaan bagi kubu London Barat usai Valentin Barco, Emmanuel Emegha, dan Wesley Fofana gagal menjalankan tugasnya. Liverpool pun melenggang ke perempatfinal dengan kemenangan 6-5.
Berbicara kepada Sky Sports seusai pertandingan, Alonso sejatinya memuji semangat juang anak asuhnya setelah kekalahan mengejutkan dari Tottenham di Liga Inggris pekan lalu. Namun, komentarnya mengenai status kompetisi justru memicu polemik luas di kalangan analis dan suporter.
"Ini adalah kompetisi yang paling tidak penting bagi kami. Premier League adalah fokus utama," ujar Alonso dalam sesi wawancara yang memicu perdebatan tersebut, dikutip dari Give Me Sport, Jumat (30/10/2026).