Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mantan Pelatih Timnas Indonesia Rahmad Darmawan Pimpin Akademi Merah Putih, Hasil Kerjasama Benfica dan Malut United!

Ramdani Bur , Jurnalis-Kamis, 22 Oktober 2026 |11:41 WIB
Mantan Pelatih Timnas Indonesia Rahmad Darmawan Pimpin Akademi Merah Putih, Hasil Kerjasama Benfica dan Malut United!
Rahmad Darmawan siap bangun sepakbola Indonesia melalui akademi merah putih. (Foto: Java United)
A
A
A

MANTAN pelatih Timnas Indonesia, Rahmad Darmawan, dipercaya memimpin Akademi Merah Putih. Akademi ini dibangun hasil kerjasama antara Malut United FC dan SL Benfica.

Rahmad Darmawan dikenal sebagai salah satu pemain dan pelatih papan atas sepakbola di Tanah Air. Ia pernah membawa Persipura Jayapura juara Liga Indonesia 2005 dan Sriwijaya FC (2007-2008) sebagai pelatih.

Rahmad Darmawan saat melatih Timnas Indonesia. (Foto: Heru Haryono/Okezone)
Rahmad Darmawan saat melatih Timnas Indonesia. (Foto: Heru Haryono/Okezone)

1. Kerjasama sejak 16 Mei 2026

Sejak kerjasama Malut United FC dan SL Benfica diumumkan di Stadion Kie Raha, Ternate, pada 16 Mei 2026, persiapan terus dilakukan untuk mencari dan melakukan seleksi siswa akademi.

Dibantu manajemen Java United FC, persiapan kegiatan Akademi Merah Putih dengan target siswa yatim piatu dan dari keluarga tidak mampu berusia 7-9 tahun terus dilakukan. Hal itu termasuk mempersiapkan struktur organisasi dan kepelatihan yang akan dipimpin Rahmad Darmawan.

"Saya sangat senang dan tertantang mendapatkan kepercayaan dari pemilik klub untuk memimpin sebuah akademi dengan misi yang sungguh mulia," kata Rahmad Darmawan, Direktur Akademi Merah Putih.

2. Ingin Bangun Sepakbola Indonesia

Setelah berkecimpung dalam kepelatihan sepakbola senior sejak 1998, pensiunan TNI AL berpangkat mayor ini ingin mengabdikan diri dalam pembangunan sepakbola usia dini di Indonesia.

"Apalagi, mimpi pemilik klub tidak tanggung-tanggung. Selain kuat dalam misi sosial, bekerja sama dengan klub SL Benfica memperlihatkan keseriusan pemilik klub untuk melahirkan pemain sepakbola berkualitas," tegas pria yang akrab disapa coach RD tersebut.

Saat ini, manajemen akademi terus melakukan persiapan penyambutan siswa yatim dan piatu asal Maluku Utara dan Maluku yang sudah terdaftar. Juga akan segera menggelar seleksi terbuka di Kota Ternate dan Ambon yang akan dipantau langsung jajaran pelatih akademi, termasuk pelatih asal SL Benfica.

 

Seluruh biaya seleksi dan kegiatan siswa Akademi Merah Putih selama di training camp akan ditanggung  manajemen yang kini juga mengelola klub Java United FC.

Malut United saat jalin kerjasama dengan Benfica. (Foto: Media Malut United)
Malut United saat jalin kerjasama dengan Benfica. (Foto: Media Malut United)

"Kami tengah berkoordinasi dengan tim pelatih Benfica dan akan segera menginformasikan waktu dan lokasi seleksi terbuka untuk anak-anak berusia 7-9 tahun yang berasal dari keluarga tidak mampu serta anak yatim dan piatu," kata Rahmad Darmawan.

"Dengan niat baik, visi yang sama, serta kebersamaan dan dukungan semua pihak yang terlibat, saya yakin Akademi Merah Putih akan berkontribusi bagi kemajuan sepak bola Indonesia," tutup Rahmad Darmawan.

(Ramdani Bur)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement