SEVILLA – Barcelona kembali menegaskan dominasinya di bawah asuhan Hansi Flick dengan mencatatkan kemenangan kesembilan beruntun di Liga Spanyol. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang rekor sempurna Blaugrana yang kini menyapu bersih 12 pertandingan resmi di semua kompetisi musim ini tanpa tersentuh kekalahan.
Bertamu ke markas Real Betis di La Cartuja, pada Sabtu 17 Oktober 2026 malam WIB, anak asuh Flick harus menghadapi ujian terberat mereka musim ini. Betis tampil penuh percaya diri dan mempertahankan rekor kandang yang mengesankan sebelum akhirnya takluk dalam duel sengit penuh drama dan kontroversi.
Lamine Yamal tampil sebagai bintang utama yang memegang kendali jalannya pertandingan sejak menit awal. Gol pembuka yang dicetaknya pada babak pertama tidak hanya memecah ke buntuan, tetapi juga menegaskan statusnya sebagai penentu kemenangan di laga-laga krusial.
Pemain muda sensasional tersebut membuka keunggulan Blaugrana sebelum laga berjalan sepuluh menit lewat aksi individu yang memukau. Menerima bola di sisi sayap, ia mengecoh Facundo Bernal dengan gerakan cutback sebelum melepaskan tembakan kaki kiri akurat ke pojok atas gawang Álvaro Valles.
Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi dan diwarnai jual-beli serangan yang membuat penonton tegang. Betis sempat menyamakan kedudukan melalui tandukan Valentín Gómez, namun Barcelona kembali memimpin jelang turun minum berkat sundulan Rodri menyambut sepak pojok Fermín.

Drama mencapai puncaknya di babak pertama ketika Giovani Lo Celso mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti yang sempat membuat pendukung tuan rumah bersorak. Sayangnya, VAR menganulir gol tersebut karena tertangkap adanya handball oleh Cucho Hernández di awal proses serangan.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan semakin meningkat dan memicu ketegangan fisik di antara kedua tim. Puncak insiden terjadi ketika terjadi keributan di lapangan yang melibatkan sejumlah pemain setelah gol Gabriel Jesus mengubah skor menjadi 1-3.