JAKARTA - Media Vietnam menyoroti aturan aneh yang muncul pada FIFA ASEAN Cup 2026 jelang laga Timnas Malaysia vs Timnas Vietnam. Media Vietnam itu pun aturan itu membantu Timnas Malaysia
Kedua kubu akan bentrok dalam pertandingan perebutan tempat ketiga FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan itu akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (5/10/2026) sore.
Aturan aneh yang disorot tersebut terkait pemutihan kartu kuning. Penyerang naturalisasi Timnas Malaysia, Bergson da Silva, telah menerima 2 kartu kuning pada fase grup FIFA ASEAN Cup 2026.
Bergson menerima kartu kuning saat Timnas Malaysia menghadapi Bangladesh dan Singapura. Pertemuan Timnas Malaysia vs Bangladesh terjadi pada matchday pertama. Sementara laga Timnas Malaysia vs Singapura merupakan matchday ketiga.
"Namun, aturan khusus FIFA ASEAN Cup membantu Bergson menghindari skorsing. Aturan tersebut menyatakan bahwa semua kartu kuning tunggal yang diterima setelah dua pertandingan pertama babak penyisihan grup akan dibatalkan," demikian laporan Soha, Sabtu (3/10/2026).
"Oleh karena itu, kartu kuning Bergson dari pertandingan melawan Bangladesh secara efektif dibatalkan. Akibatnya, sang striker tidak diskors karena menerima dua kartu kuning dan dapat berpartisipasi dalam pertandingan perebutan tempat ketiga FIFA ASEAN Cup melawan Vietnam," katanya.
Media itu melaporkan, menghapus kartu kuning di awal babak penyisihan grup bukanlah hal yang aneh di turnamen internasional. Namun, FIFA ASEAN Cup, dengan format uniknya yang diadakan dalam waktu singkat dan tanpa babak semifinal.
"Memungkinkan penghapusan kartu di awal babak untuk memastikan tim memiliki skuad terkuat mereka untuk pertandingan final (final atau perebutan tempat ketiga)," katanya.
Media itu juga menuliskan, baik tim Vietnam maupun Malaysia tidak akan kehilangan pemain karena skorsing dalam pertandingan perebutan tempat ketiga.