Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Shin Tae-yong Ubah Posisinya dari Gelandang Jadi Bek Sayap, Kyohei Yoshino Bertekad Berikan yang Terbaik

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Jum'at, 25 September 2026 |03:24 WIB
Shin Tae-yong Ubah Posisinya dari Gelandang Jadi Bek Sayap, Kyohei Yoshino Bertekad Berikan yang Terbaik
Shin Tae-yong Ubah Posisinya dari Gelandang Jadi Bek Sayap, Kyohei Yoshino Bertekad Berikan yang Terbaik (Instagram/@kyohei_yoshino5)
A
A
A

JAKARTA - Pemain Persija Jakarta, Kyohei Yoshino, menjalani peran berbeda dalam 3 pertandingan awal Super League 2026-2027. Kyohei Yoshino yang berposisi sebagai gelandang tengah ditempatkan sebagai bek sayap. 

1. Jadi Bek Sayap

Pada laga kontra Borneo FC di pekan perdana, Yoshinp masuk menggantikan Rio Fahmi pada babak kedua. Saat itu ia beroperasi sebagai bek sayap kiri. 

Pada pertandingan kedua, kontra Persib, ia tampil sebagai starter. Namun, pemain berusia 31 tahun itu dimainkan sebagai bek sayap kanan.

Peran serupa kembali dijalankan Yoshi saat menghadapi Java United FC. Ia turun sebagai starter dan ditempatkan sebagai bek kanan. 

Meski bukan posisi aslinya, ia mampu menunjukkan kualitasnya. Dengan naluri bertahan yang kuat, Yoshi tampil disiplin dalam membaca permainan, berduel dengan pemain lawan, sekaligus menjadi penghubung menuju lini serang. 

Kyohei Yoshino (Instagram/@kyohei_yoshino5)
Kyohei Yoshino (Instagram/@kyohei_yoshino5)

2. Berikan Kemampuan Terbaik

“Sejujurnya, ini adalah posisi yang belum pernah saya mainkan sepanjang karier. Sebenarnya, masih banyak tantangan yang saya hadapi dalam tiga pertandingan itu. Namun, saya dituntut untuk memberikan kemampuan terbaik saya pada posisi dan tugas yang diinstruksikan oleh Pelatih Shin Tae-yong," tutur Yoshino, melansir laman Persija.  

"Saya memiliki tekad kuat untuk menjalankan peran saya di posisi mana pun demi membantu tim meraih kemenangan dan terus berkembang,” ujarnya. 

 

Yoshino pun bertekad memberikan kontribusi yang lebih besar lagi untuk Macan Kemayoran. Ia pun terus mematangkan sejumlah skema untuk mendukung taktik dan strategi yang telah ditetapkan tim pelatih.

“Sembari menjaga ritme permainan, saya ingin memberikan variasi melalui operan jarak jauh yang dapat menjadi titik awal serangan sekaligus menciptakan alur permainan yang dinamis,” ucap eks pemain Cerezo Osaka, Yokohama, dan Tokyo Verdy itu.
 

(Erha Aprili Ramadhoni)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement