SURABAYA - Hasil imbang yang diraih Persebaya Surabaya kala menjamu Garudayaksa FC memicu pembenahan besar-besaran di dalam skuad. Sang juru taktik, Bernardo Tavares, menegaskan timnya harus segera melakukan evaluasi menyeluruh agar hasil kurang memuaskan tersebut tidak kembali terulang pada laga-laga mendatang.
Persebaya Surabaya harus puas bermain imbang saat menjamu Garudayaksa FC 1-1 pada pekan ketiga Super League 2026-2027, Sabtu 19 September 2026 lalu. Hasil tersebut membuat Bajul Ijo mengoleksi lima poin dan menempati posisi ketujuh klasemen sementara.
Bernardo Tavares tidak ingin hasil imbang tersebut berlarut-larut. Dia meminta Francisco Rivera dan kawan-kawan segera mengalihkan fokus untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Persebaya dijadwalkan bertandang menghadapi Isenmulang Kalteng FC pada pekan keempat setelah jeda internasional. Laga itu akan digelar di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, Kalimantan Tengah pada Jumat 9 Oktober 2026 mendatang.
“Kini, kami harus bekerja keras untuk pertandingan berikutnya pada 9 Oktober, guna mencoba meraih kembali dua poin yang hilang melalui laga tandang,” kata Tavares dilansir dari laman resmi I.League, Rabu (23/9/2026).
Tavares menilai Persebaya memiliki peluang untuk meraih kemenangan ketika menghadapi Garudayaksa FC. Namun, sejumlah peluang yang didapat tidak mampu dimaksimalkan menjadi gol tambahan.
“Sekarang kita harus berjuang untuk bermain tandang dan mengumpulkan tiga poin di laga tandang. Karena menurut saya kami menciptakan peluang mencetak gol untuk mendapatkan tiga poin. Mereka hanya memiliki satu peluang di babak kedua,” jelas pelatih berlisensi UEFA Pro itu.
Bernardo menilai permainan timnya masih dapat ditingkatkan, terutama pada babak pertama saat melawan Garudayaksa FC. Persebaya memiliki sejumlah kesempatan untuk mencetak gol, tetapi tidak semuanya mampu dikonversikan menjadi keunggulan.
“Secara keseluruhan pertandingan, kami mencatatkan lebih banyak upaya mencetak gol, lebih banyak sepak pojok, dan lebih banyak dari segala aspek statistik, namun kami gagal mencetak gol untuk memenangkan pertandingan yang berlangsung dengan intensitas tinggi, saya mengapresiasi sikap para pemain kami,” tutur Tavares.
Meski kecewa dengan hasil akhir, Bernardo tetap mengingatkan pemainnya untuk menghormati kualitas Garudayaksa FC. Menurutnya, lawan memiliki pemain berkualitas yang membuat Persebaya harus bekerja keras sepanjang pertandingan.
“Babak pertama kami bisa bermain jauh lebih baik. Kami menciptakan lebih banyak peluang mencetak gol. Kami bisa mencetak gol, sayangnya kami tidak bisa. Tapi, di sisi lain kami tidak bermain sendirian. Di sisi lain juga ada pemain bagus," ujar pelatih asal Portugal tersebut.
"Jangan berpikir bahwa Garudayaksa FC tidak memiliki pemain bagus. Lihat saja dari mana pemain-pemain itu berasal, tim nasional, ya? Jadi, saya sangat frustasi karena kami tidak bisa mengumpulkan tiga poin seperti yang kami inginkan. Tapi ini sepak bola,” pungkasnya.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.