PELATIH Persija Jakarta, Shin Tae-yong, mengungkap alasan Witan Sulaeman tidak masuk skuad Persija Jakarta saat menghadapi Persib Bandung pada pekan kedua Super League 2026-2027. Pelatih berusia 55 tahun itu mengatakan Witan Sulaeman mengalami cedera otot paha jelang duel di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Sabtu 12 September 2026.
Persija Jakarta meraih kemenangan dramatis atas Persib Bandung dalam laga tersebut. Macan Kemayoran -julukan Persija Jakarta- menumbangkan rivalnya dengan skor 2-1 di hadapan pendukungnya sendiri.
Persija Jakarta membuka keunggulan melalui Alexander Jeremejeff pada menit ke-41. Persib Bandung kemudian menyamakan kedudukan lewat Balsa Sekulic pada menit ke-81.
Saat pertandingan diperkirakan berakhir imbang, Persija Jakarta mencetak gol kemenangan melalui tandukan Ivan Mamut pada menit 90+5. Hasil tersebut membuat Macan Kemayoran sukses mengamankan tiga poin dalam duel bertajuk 'El Clasico Indonesia'.
Di tengah kemenangan tersebut, absennya Witan Sulaeman menjadi perhatian karena namanya tidak tercantum dalam daftar susunan pemain Persija. Pemain berusia 24 tahun itu sebelumnya menjadi salah satu andalan Macan Kemayoran.
Shin Tae-yong kemudian menjelaskan Witan Sulaeman mengalami masalah pada otot paha bagian belakang saat menjalani latihan. Cedera tersebut dialami Witan Sulaeman sekitar tiga hari sebelum pertandingan melawan Persib Bandung.
“Sekitar tiga hari lalu saat latihan, dia mengalami sedikit gejala peregangan pada otot paha bagian belakang,” ungkap Shin Tae-yong dalam konferens pascalaga.
Shin Tae-yong kemudian memilih tidak mengambil risiko dengan memainkan Witan dalam pertandingan tersebut. Rayhan Hannan dipercaya mengisi posisi yang ditinggalkan pemain kelahiran Palu tersebut.
“Sehingga kami memberinya waktu untuk beristirahat agar tidak dipaksakan secara berlebihan,” ujar pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Absennya Witan Sulaeman tidak memengaruhi performa Persija Jakarta dalam pertandingan melawan Persib Bandung. Macan Kemayoran tetap mampu meraih kemenangan sekaligus mempertahankan tren positif pada awal musim.
Kemenangan tersebut juga mengakhiri penantian Persija Jakarta selama tiga tahun untuk mengalahkan Persib Bandung. Persija Jakarta terakhir kali menang atas rivalnya itu dengan skor 2-0 pada 31 Maret 2023.
Hasil ini menjadi catatan positif kedua Shin Tae-yong bersama Persija Jakarta. Sebelumnya, ia membawa Macan Kemayoran memutus tren buruk saat menghadapi Borneo FC pada pekan pertama Super League 2026-2027.
Persija Jakarta akhirnya kembali meraih kemenangan di Samarinda setelah terakhir kali melakukannya pada Liga 1 2018. Dua hasil tersebut menjadi awal positif Shin Tae-yong bersama Persija Jakarta musim ini.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.